100 Hari Jokowi-Ma’ruf, Ini 5 Menteri Paling Banyak Dibicarakan di Twitter

Kompas.com - 04/02/2020, 16:52 WIB
Suasana persiapan pemotretan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana persiapan pemotretan Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

BANDUNG, KOMPAS.com – 100 hari pertama pemerintahan Jokowi-Ma’ruf menjadi salah satu perbincangan dan perdebatan warganet (netizen) di media sosial, khususnya Twitter.

Indonesia Indicator (I2) melalui piranti lunak artificial intelligence mencatat, perbincangan tentang Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf pada 20 Oktober 2019-24 Januari 2020 di Twitter mencapai 4.160.835 cuitan dari 311.000 akun manusia.

Baca juga: Sebelum Tewas, Delis Kerap Murung karena Disebut Bau Lontong, Disdik Sebut Bukan Bullying

“Percakapan terkait Kabinet Indonesia Maju di Twitter didominasi kaum milenial sebanyak 82,3 persen. Sebanyak 40 persen di antaranya adalah kaum hawa,” ujar Direktur Komunikasi I2, Rustika Herlambang saat dihubungi melalui telepon, Selasa (4/2/2020).

I2 mencatat, ada lima nama menteri yang paling banyak dibicarakan netizen di Twitter. Mereka adalah Prabowo, Erick Tohir, Mahfud MD, Tito Karnavian dan Fachrul Razi.

Baca juga: Pengikut King of The King Sebut Dony Pedro Anggota TNI Aktif, Bertugas di Bandung

 

Prabowo paling banyak dibicarakan

Rustika menjelaskan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi tokoh kontroversial yang paling banyak dibicarakan netizen.

Rival Presiden Jokowi di Pilpres 2019 itu diperbincangkan netizen sebanyak 710.968 cuitan yang kemudian direspons netizen lainnya hingga 1.781.945 retweet, mention, dan reply.

Baca juga: Pengakuan Juanda Masuk King of The King: Dijanjikan Miliaran Rupiah dari Bank Swiss, hingga Jadi Petinggi IMD

Melalui Social Network Analysis (SNA) terlihat, sebanyak 49,46 persen netizen bersikap netral atas aktivitas dan kebijakan Prabowo, dan tidak secara langsung memihak Prabowo. Polarisasi masa pilpres masih terasa, meski mulai menurun.

“Terdapat 28,12 persen akun oposisi masih mendukung Prabowo dan 14,61 persen akun pro pemerintah yang sebelumnya bukan pendukung Prabowo. Kedua kelompok akun ini tidak hanya memberi dukungan, tapi sesekali menyindir Prabowo," papar Rustika.

Baca juga: TNI Biayai Pengobatan Pemain Voli SMA yang Idap Tumor Ganas ke Jakarta, Keluarga Tolak Amputasi

Erick Thohir dan Mahfud MD

Posisi kedua diduduki Menteri BUMN Erick Thohir. Nama Erick dicuit 401.585 warganet yang kemudian direspons netizen lainnya hingga 1.362.620 reply, retweet, dan mention.

Keberhasilan Erick mengusut permasalahan di PT Garuda menjadi faktor utama. Netizen pun menunggu Erick mengusut permasalahan BUMN lainnya, terutama masalah Jiwasraya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

Regional
Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Regional
Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Regional
Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Regional
Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Regional
Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Regional
Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Regional
Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron 'Cinta Fitri'

Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron "Cinta Fitri"

Regional
Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Regional
Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Regional
Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Regional
Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Regional
Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X