Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Kompas.com - 28/01/2020, 23:48 WIB
Terdakwa Robi Okta Fahlevi menangis haru sembari dipeluk oleh keluarganya usai divonis penjara selama tiga tahun, denda Rp 250 juta dan subsider 6 bulan penjara, lantaran telah terbukti melakukan suap terhadap Bupati Muara Enim Ahmad Yani, sebesar Rp 13,4miliar untuk mendapatkan pengerjaan sebanyak 16 paket proyek. Sidang dengan agenda vonis tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Selasa (28/1/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRATerdakwa Robi Okta Fahlevi menangis haru sembari dipeluk oleh keluarganya usai divonis penjara selama tiga tahun, denda Rp 250 juta dan subsider 6 bulan penjara, lantaran telah terbukti melakukan suap terhadap Bupati Muara Enim Ahmad Yani, sebesar Rp 13,4miliar untuk mendapatkan pengerjaan sebanyak 16 paket proyek. Sidang dengan agenda vonis tersebut berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Selasa (28/1/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Robi Okta Fahlevi, terdakwa penyuap Bupati nonaktif Muara Enim Ahmad Yani divonis hukuman penjara tiga tahun.

Tak hanya itu, dia juga diwajibkan membayar denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

Ketua Majelis Hakim Abu Hanifah menyatakan Robi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan suap terhadap Bupati Muara Enim nonaktif Ahmad Yani untuk mendapatkan 16 proyek jalan senilai Rp 13,4 miliar.

"Menyatakan terdakwa terbukti melanggar ketentuan Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Pasal ayat 1 KUHP, dengan penjara selama 3 tahun, denda Rp 250 juta subsider enam bulan penjara," kata Abu.

Baca juga: Nama Firli Bahuri Disebut di Sidang Suap Bupati Muara Enim, Ini Jawaban Jaksa KPK

Usai menjatuhkan vonis, Abu memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menerima atau mengambil sikap atas putusan tersebut. 

"Terdakwa memiliki hak untuk menerima atau pikir-pikir atas putusan ini selama tujuh hari. Begitu juga dengan Jaksa. Dengan ini, persidangan dinyatakan selesai," ujarnya.

Baca juga: Jaksa Tuntut Robi Penyuap Bupati Muara Enim 3 Tahun Penjara

Diketahui, Robi terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim KPK pada 2 September 2019.

Dalam OTT tersebut, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muara Enim Elfin Muchtar dan Bupati nonaktif Muara Enim Ahmad Yani juga ikut tertangkap.

Saat penangkapan, KPK menyita uang suap sebesar 35.000 dolar AS.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X