Kompas.com - 27/01/2020, 17:35 WIB
Dugaan penggelapan uang nasabah di Bank Jatim Unit Keppo, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan mencapai Rp 2,7 miliar. Kasus ini sudah ditangani oleh Polres Pamekasan. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANDugaan penggelapan uang nasabah di Bank Jatim Unit Keppo, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan mencapai Rp 2,7 miliar. Kasus ini sudah ditangani oleh Polres Pamekasan.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Berkas hasil penyidikan kasus dugaan penggelapan uang nasabah Bank Jatim Unit Keppo di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan.

Pengembalian berkas karena jaksa menilai, ada beberapa keterangan yang perlu ditambahkan dalam berkas tersebut. 

Kepala Kejari Pamekasan Teuku Rahmatsyah menyatakan, berkas kasus dugaan penggelapan uang nasabah Bank Jatim sudah dua kali dikembalikan ke penyidik Polres Pamekasan.

Berkas tahap pertama maupun tahap kedua belum dinyatakan lengkap. 

"Intinya, ada beberapa keterangan yang belum lengkap, sehingga kami kembalikan lagi ke Polres Pamekasan," kata Teuku Rahmatsyah. 

Baca juga: Kepala Unit Bank Jatim Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Uang Nasabah

Pria kelahiran Aceh ini mengatakan, penyerahan kembali berkas penyidikan diharapkan dalam jangka waktu 14 hari ke depan.

"Meskipun tidak ada batasan waktu penyerahan berkas tahap tiga, harapan kami bisa lebih cepat," kata dia.

Terkait dengan beberapa hal yang menjadi kekurangan dalam berkas tersebut, Rahmatsyah enggan untuk menjelaskannya. 

"Nanti kalau sudah di persidangan bisa dipantau perkara ini. Kalau sekarang belum bisa kami ungkap," kata Rahmatsyah. 

Dalam kasus ini, Polres Pamekasan sudah menetapkan satu tersangka, yakni mantan Kepala Bank Jatim Unit Keppo, Ani Fatini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X