Menelusuri Jejak Etnis Tionghoa di Kalimantan Timur, Berawal dari Menjahit Layar

Kompas.com - 25/01/2020, 11:04 WIB
Warga etnis Tionghoa berdoa di Klenteng Thien Le Kong Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (24/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONWarga etnis Tionghoa berdoa di Klenteng Thien Le Kong Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (24/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Sebuah bukit di muara Sungai Mahakam jadi jejak sejarah Tionghoa di Kalimantan Timur.

Peristiwa itu terjadi pada tujuh abad silam. Kala itu, para saudagar dari Tionghoa menjahit layar kapal di perbukitan itu.

Tempat itu kemudian dinamakan Jaitan Layar oleh Aji Batara Agung Dewa, pendiri Kerajaan Kutai Kertanegara.

"Jejak itu kemudian merekam etnis Tionghoa di Kalimantan Timur," ungkap sejarawan Lokal Muhammad Sarip menceritakan jejak sejarah etnis Tionghoa di Kalimantan Timur kepada Kompas.com, Jumat (25/1/2020) malam.

Baca juga: Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Memasuki abad ke-19, Hindia Belanda masih menguasai wilayah Kerajaan Kutai Kartanegara. Etnis Tionghoa diberi tempat mendirikan pemukiman di Samarinda.

Lokasi Samarinda kala itu jadi pusat bandar Kerajaan Kutai. Samarinda juga jadi titik pertemuan para pedagang dari arah hulu Mahakam dan dari luar timur Kalimantan.

Etnis Tionghoa bermukim sepanjang tepi Sungai Mahakam dari arah timur muara Sungai Karang Mumus ke arah barat Samarinda.

"Daerah Pecinan," terang Sarip.

Penempatan etnis Tionghoa dengan masyarakat pribumi oleh Belanda dibuat dikotomi ala politik pecah belah (devide et impera).

Karena letak pemukiman Pecinan lebih strategis dari sisi ekonomi, membuat etnis Tionghoa lebih mapan ketimbang masyarakat pribumi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Sehari, Dua PDP di Salatiga Meninggal Dunia

Dalam Sehari, Dua PDP di Salatiga Meninggal Dunia

Regional
Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X