Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Kompas.com - 25/01/2020, 06:36 WIB
Polisi dibantu petugas kamar jenazah RSUD Sayang, Cianjur, Jawa Barat, mengevakuasi jenazah seorang pelajar SMP yang tewas akibat terjatuh ke dasar jurang di kawasan Haurwangi, Cianjur, Jumat (24/01/2020) petang. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPolisi dibantu petugas kamar jenazah RSUD Sayang, Cianjur, Jawa Barat, mengevakuasi jenazah seorang pelajar SMP yang tewas akibat terjatuh ke dasar jurang di kawasan Haurwangi, Cianjur, Jumat (24/01/2020) petang.

CIANJUR, KOMPAS.com - Empat orang pelajar SMP terjatuh ke jurang, di Kampung Sukamaju, Desa/Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (24/1/2020) petang.

Satu di antaranya meninggal dunia akibat jatuh ke dasar jurang. Sedangkan tiga korban lainnya selamat, setelah berhasil berpegangan pada akar dan ranting pohon.

Korban selamat kemudian diamankan warga, sedangkan korban meninggal dievakuasi petugas untuk kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur.

Baca juga: Ladang Ganja 5 Hektar di Mandailing Natal Ditemukan, Polisi Sempat Jatuh ke Jurang

Informasi yang dihimpun Kompas.com dari polisi, para pelajar asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu diduga akan terlibat tawuran dengan pelajar sekolah lain di jalan lama Haurwangi.

"Informasinya demikian (akan tawuran). Kemudian ada aksi kejar-kejaran yang mengakibatkan empat orang pelajar terjatuh ke jurang sedalam 150 meter," kata Kapolsek Bojongpicung, AKP Nana Suryadi kepada Kompas.com, di kamar jenazah RSUD Sayang, Cianjur, Jumat malam.

Namun, pihaknya masih terus mendalami lagi perihal faktor pemicu kejadian tersebut, dari keterangan korban yang selamat.

“Sedang kita mintai dan digali keterangannya di kantor polsek,” ucap dia. 

Baca juga: Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dikatakan, petugas mengalami kesulitan saat berupaya mengevakuasi tubuh korban, karena kondisi jurang yang cukup terjal.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Identitasnya masih kita himpun. Namun, ditengarai pelajar SMP karena masih mengenakan seragam,” ujar dia.

Dari hasil pemeriksaan luar, korban mengalami luka cukup serius dibagian kepala.

“Setelah dievakuasi jenazahnya langsung kita bawa ke sini (kamar jenazah) untuk kepentingan medis,” kata Nana.

Pantauan Kompas.com di kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur, tangis histeris pecah dari orang tua korban yang datang untuk melihat kondisi jenazah anaknya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Regional
Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Regional
Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X