Sekda Tasikmalaya: Selama Belasan Tahun Kesultanan Selaco Tak Pernah Meresahkan...

Kompas.com - 21/01/2020, 11:54 WIB
Foto-foto keberadaan Kesultanan Selaco alias Selacau Tunggul Rahayu di Parung Ponten Kabupaten Tasikmalaya. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAFoto-foto keberadaan Kesultanan Selaco alias Selacau Tunggul Rahayu di Parung Ponten Kabupaten Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zein mengatakan, selama ini Kesultanan Selaco atau Selacau Tunggul Rahayu di wilayahnya tak pernah meresahkan dan melanggar hukum sejak berdiri tahun 2004 sampai sekarang.

Sehingga, pemerintah daerah meminta kepada semua pihak untuk tak melebih-lebihkan keberadaanya dan lembaganya hanya berbentuk cagar budaya selama ini.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tak langsung menghakimi keberadaannya. Selama ini kami belum ada laporan kegiatan yang meresahkan dari warga. Ini karena kebetulan saja muncul di daerah lain yang mengaku-ngaku kerajaan," jelas Zein kepada wartawan di Kota Tasikmalaya, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Setelah Heboh Keraton Agung Sejagat, Kini Muncul Kesultanan Selaco di Tasikmalaya

Selama ini, lanjut Zein, jika keberadaanya melenceng dari asas-asas hukum yang berlaku tentunya pemerintah daerah dan lembaga hukum setempat akan segera mengambil tindakan.

Namun, selama ini keberadannya hanya sebagai sebuah lembaga yang kegiatannya dalam rangka melestarikan kebudayaan.

"Meski demikian, saya belum bisa menjelaskan secara spesifik terkait keberadaan Kesultanan itu. Tentunya itu harus melalui dulu beberapa kajian-kajian yang mendalam. Terkecuali, jika ditemukan kegiatannya sampai meresahkan warga, tentunya kami dan Kepolisian akan langsung mengambil tindakan hukum," tambah Zein.

Jika sampai sejak dulu sampai sekarang ini ditemukan adanya indikasi membuat keresahan, Zein meminta kepada semua pihak untuk menyampaikannya sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Baca juga: Ini Penampakan Kesultanan Selaco di Tasikmalaya, Serba Hijau

Sehingga tak menimbulkan isu-isu yang bisa mempengaruhi masyarakat tanpa diketahui dulu pasti akar permasalahannya.

"Kalau memang ada indikasi yang meresahkan, kepada semua pihak sampaikanlah secara elegan. Di sini kan ada pemerintahannya, ada RT, RW, Desanya, Camatnya dan Kepolisiannya. Sehingga justru tak menimbulkan keresahan tanpa faktor penyebab pastinya," ungkapnya.

Pemerintah daerah pun selama ini sangat menghargai kearifan lokal dalam pembangunnya dan tentunya mendukung serta menjaganya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Regional
Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X