Kawasan Hutan Giam Siak Kecil di Riau Terbakar, BBKSDA Terjunkan Tim Pemadam

Kompas.com - 17/01/2020, 16:37 WIB
Petugas gabungan berupaya memadamkan api karhutla di kawasan hutan konservasi cagar biosfer Giam Siak Kecil di Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (16/1/2020). Dok. BBKSDA RiauPetugas gabungan berupaya memadamkan api karhutla di kawasan hutan konservasi cagar biosfer Giam Siak Kecil di Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (16/1/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan hutan konservasi cagar biosfer Giam Siak Kecil di Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau. 

Untuk pemadaman titik api, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerjunkan tim ke lokasi.

Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan, tim BBKSDA Riau bergabung dengan petugas TNI, Polri, Menggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan RPK (Regu Pemadam Kebakaran) untuk memadamkan api tersebut.

Menurut dia, saat ini petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut tersebut.

Baca juga: Sepanjang Januari 2020, 9 Orang Pelaku Karhutla di Riau Ditangkap

"Kondisi saat ini, api masih belum dapat di padamkan karena pemadaman yang belum maksimal dan kesulitan di lapangan sumber air belum memadai," sebut Suharyono dalam keterangan pada wartawan, Jumat (17/1/2020).

Dia mengatakan, lokasi kebakaran merupakan tanah gambut kering dan semak belukar. Hal itu membuat api dengan cepat meluas.

Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar diperkirakan sudah mencapai 10 hektar. 

Titik api semakin meluas di kawasan habitat harimau sumatera dan gajah sumatera itu.

"Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim darat, dan dibantu helikopter water bombing. Selain itu juga dibantu dua unit alat berat eskavator untuk membuat embung air serta menggunakan 5 unit mesin pompa air," kata Suharyono.

Baca juga: Seorang Pria di Riau Nekat Begal Temannya Sendiri, Korban Ditusuk dan Hendak Dibunuh

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Regional
Oknum Guru di Serang Cabuli 5 Muridnya, Modusnya Bercanda

Oknum Guru di Serang Cabuli 5 Muridnya, Modusnya Bercanda

Regional
200,088 Ton Sampah Dibersihkan Selama HPSN di Ambon, Masyarakat Diimbau Lebih Peduli Lingkungan

200,088 Ton Sampah Dibersihkan Selama HPSN di Ambon, Masyarakat Diimbau Lebih Peduli Lingkungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X