Usai Bunuh Ibu dan Anak, Pria Ini Lapor ke Polisi, Terungkap Karena Bercak Darah pada Uangnya

Kompas.com - 16/01/2020, 19:00 WIB
Polres Muarojambi menggelar konferensi pers terkait dengan perkara pembunuhan yang terjadi pada Sabtu malam (11/1) lalu sekira pukul 20.00 Wib, Selasa (14/1/2020). (Tribunjambi/Samsul Bahri) Polres Muarojambi menggelar konferensi pers terkait dengan perkara pembunuhan yang terjadi pada Sabtu malam (11/1) lalu sekira pukul 20.00 Wib, Selasa (14/1/2020). (Tribunjambi/Samsul Bahri)Polres Muarojambi menggelar konferensi pers terkait dengan perkara pembunuhan yang terjadi pada Sabtu malam (11/1) lalu sekira pukul 20.00 Wib, Selasa (14/1/2020). (Tribunjambi/Samsul Bahri)

T dan N, kata Kapolres, saat itu menunjukkan sikap kesal dan sempat membanting pintu kamar mereka.

"Melihat sikap kedua korban, tersangka sakit hati dan masuk ke dalam kamarnya dengan mengambil pisau dan senapan angin miliknya di peluru 1 butir, kemudian di pompa sebanyak 6 kali," ungkap Kapolres.

HT kemudian menembakkan senapan angin dan menikam tubuh T dan N hingga keduanya tewas.

Baca juga: Pelajar yang Bunuh Begal karena Membela Pacar Didakwa Seumur Hidup

Pura-pura jadi pelapor dan uang dengan bercak darah

Setelah menghabisi bibi dan sepupunya, HT membuang pisau ke arah kolam. Ia juga mencuci senapan angin itu dan menyimpannya di balik pintu keluar mess.

Menurut Kapolres, HT adalah orang yang pertama kali melaporkan penemuan mayat kedua perempuan itu pada polisi.

HT mengaku menemukan jenazah bibi dan sepupunya di mess.

Tak hanya itu, HT juga ikut serta menyaksikan proses olah TKP di lokasi kejadian.

Polisi akhirnya mencurigai HT lantaran menemukan uang dengan bercak darah di kantong HT.

"Jadi di kantong tersangka kita lihat ada uang yang ada bercak darahnya. Uang itu senilai Rp 2,4 juta," kata Kapolres.

Setelah diperiksa HT mengaku menghabisi bibi dan sepupunya lantaran dendam dan sakit hati.

 Berawal dari Uang yang Ada Bercak Darahnya, Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Muarojambi 

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X