Penampakan Mobil Amfibi BPBD Gresik Seharga Rp 900 Juta, Satu-satunya di Indonesia

Kompas.com - 07/01/2020, 05:45 WIB
Tampilan mobil amfibi milik BPBD Gresik, yang oleh Bupati Gresik diberi nama Turonggo Tirto. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHTampilan mobil amfibi milik BPBD Gresik, yang oleh Bupati Gresik diberi nama Turonggo Tirto.

GRESIK, KOMPAS.com - Untuk dapat melakukan evakuasi korban seumpama terjadi banjir besar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik kini dilengkapi satu unit kendaraan yang telah dimodifikasi khusus untuk dapat melibas medan bencana, yang dikenal oleh kalangan internal BPBD Gresik sebagai mobil amfibi.

Mobil amfibi ini sebenarnya merupakan Mitsubishi Triton (new triton GLS MT double cab 4WD) yang telah dimodifikasi sedemikian rupa, yang diklaim baru satu-satunya ada atau dimiliki jajaran BPBD di seluruh Indonesia.

"Sepengetahuan saya, inilah satu-satunya mobil amfibi model seperti ini di Indonesia. Karena saya lihat, belum ada BPBD lain di Indonesia yang memiliki mobil amfibi seperti ini," ujar Kepala BPBD Gresik, Tarso Sagito, Senin (6/1/2020).

Baca juga: Hujan Deras, Sebagian Wilayah di Gresik Kembali Banjir

Mobil tersebut dipermak habis, dengan hanya menyisakan sasis (rangka) dan mesin saja. Adapun pekerjaan modifikasi dipercayakan kepada perusahaan karoseri Tugasanda.

Namun, sebelum pengerjaan modifikasi dilakukan, BPBD Gresik mengaku berkonsultasi terlebih dulu dengan beberapa pakar yang ada di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, guna mendapatkan desain yang diharapkan.

"Pengerjaannya memang (dilakukan) Tugasanda, selama empat bulan. Tapi, sebelumnya kami konsultasi dulu dengan para pakar di ITS. Jadi, semua diganti, hanya menyisakan sasis sama mesin saja yang triton," ujar dia.

Mobil amfibi milik BPBD Gresik ini, kata Tarso, tidak hanya mampu melibas lumpur.

Namun, juga medan bencana untuk melakukan evakuasi korban banjir, dengan ketinggian air bah mencapai 1,5 meter.

"Bisa untuk evakuasi korban banjir dengan ketinggian air sampai 1,5 meter, itu juga yang diharapkan oleh Pak Bupati, dengan harapan dapat menolong korban bila di Gresik terjadi banjir besar," tutur dia.

Sementara saat dikonfirmasi mengenai biaya yang dikeluarkan untuk membuat mobil amfibi ini, Tarso mengatakan membutuhkan biaya Rp 900 juta lebih.

Harga ini terhitung mulai dari pengadaan mobil hingga biaya yang dikeluarkan untuk modifikasi, termasuk peralatan yang ada di dalamnya.

"Jadi semisal ada banjir besar, mobil amfibi ini benar-benar siap digunakan untuk evakuasi korban. Mobil ini bisa dibuat evakuasi hingga sembilan orang, meskipun saya sendiri berharap Gresik tidak sampai dilanda bencana banjir besar," kata dia.

Selain dilengkapi dengan kap yang bisa dibuka untuk dapat melihat titik korban, di dalam mobil amfibi ini juga terdapat Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pelampung, gergaji mesin, serta beberapa peralatan lain untuk kebutuhan evakuasi.

Termasuk, dilengkapi wing (katrol) yang terletak di bagian depan.

"Saya beri nama mobil ini Turonggo Tirto, sarana bagi anggota BPBD untuk menolong dan evakuasi korban bila terjadi bencana banjir di Gresik," tutur Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, pada kesempatan sebelumnya.

Baca juga: Emil Dardak Temui Bupati Gresik, Bahas Kali Lamong yang Meluap

Oleh Sambari, keberadaan mobil amfibi ini diharapkan dapat lebih menunjang kinerja BPBD Gresik dalam rangkaian tanggap bencana, untuk dapat mencegah jatuhnya korban jiwa ketika banjir melanda.

Dalam rangka tanggap bencana dan antisipasi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, beberapa posko juga sudah didirikan di tempat-tempat yang dianggap memiliki tingkat kerawanan bencana di Gresik.

Salah satunya, posko tanggap bencana di Desa Iker-iker Geger yang ada di Kecamatan Cerme.

"Sesuai dengan imbauan dari BMKG terkait cuaca ekstrem dan ancaman banjir, kami juga sudah mendirikan posko-posko tanggap bencana di beberapa tempat. Yang pasti, saya berharap semua dapat berjalan optimal untuk dapat memberi bantuan dan perlindungan kepada warga masyarakat, karena itu yang paling penting," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 Januari 2021

Regional
Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Pengakuan Warga Probolinggo yang Terdampak Hujan Abu Semeru: Perih di Mata

Regional
Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Peluk Anak Istri Saat Atap Runtuh karena Gempa, Sertu Palemba Korbankan Punggungnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 Januari 2021

Regional
BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

BPBD DIY Tak Mau Terburu-buru Pulangkan Pengungsi Gunung Merapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X