Ular Kobra Masuk ke Posko Damkar Jember

Kompas.com - 18/12/2019, 22:26 WIB
Petugas Damkar Ambulu Jember saat menunjukkan anak ular kobra yang masuk ke posko mereka. Dokumentasi Damkar AmbuluPetugas Damkar Ambulu Jember saat menunjukkan anak ular kobra yang masuk ke posko mereka.

JEMBER, KOMPAS.com – Seekor ular kobra masuk ke posko Damkar Ambulu di Jalan Ronggolawe, Balai Desa Ambulu Kecamatan Ambulu Rabu (18/12/2019) sore.

Hal itu diketahui saat para petugas sedang makan.

“Teman-teman petugas damkar sedang makan, lalu ada ular di bawah lemari,” kata Komandan regu B Damkar Ambulu Winardi, saat dihubungi, Rabu.

Baca juga: 15 Ular Kobra Masuk ke Rumah-rumah Warga di Salatiga

Sontak, mereka langsung berhenti makan dan mengalihkan perhatian pada anak ular kobra tersebut. 

Salah satu petugas berhasil menangkap ular tersebut dan dimasukkan ke dalam botol bekas minuman.

Ukuran ular sebesar jari kelingking. Winardi menduga, ular tersebut berasal dari sekitar posko karena ada lahan kosong. 

Namun, para petugas tidak menemuka ular lainnya, meskipun telah membongkar beberapa tumpukan genteng.

Rencananya, ular tersebut akan dikirim ke Mako Damkar, lalu akan diserahkan kepada BKSDA Wilayah III Jember.

Diakuinya, ini pertama kalinya ular masuk ke posko damkar.

Baca juga: Belasan Ular Kobra Teror Warga di Tasikmalaya

Para petugas dalam sebulan belakangan mendapat laporan warga bahwa ada tiga kasus ular masuk ke permukiman warga

“Yang kami tangani bukan ular kobra, tapi ular piton. Sudah ada tiga kali,” ujar dia.

Warga meminta petugas damkar mengevakuasi ular piton tersebut. Ada yang ukurannya lebih dari tiga meter.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X