Musim Hujan dan Karhutla Diduga Penyebab Ular Masuk ke Rumah Warga

Kompas.com - 18/12/2019, 20:10 WIB
Ular Piton sepanjang 3 meter berhasil dievakuasi petugas BPBD Banjarmasin, Rabu (18/12/2019). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARUlar Piton sepanjang 3 meter berhasil dievakuasi petugas BPBD Banjarmasin, Rabu (18/12/2019).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel) mengimbau, kepada warga untuk mewaspadai kemunculan ular saat musim hujan.

" Musim hujan ular-ular ini mencari sarang dan juga mencari makanan, makanya banyak yang masuk ke rumah warga," ujar Kepala pelaksana BPBD Banjarmasin Hilmy, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: Banyak Ditemukan di Permukiman Warga, Ini Tips Cegah Ular Masuk Rumah

Selain musim hujan, kata dia, kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) menyebabkan habitat ular banyak terbakar sehingga berpotensi ular mencari habitat lain.

Hilmy mengimbau, kepada warga jika melihat atau menemukan ular di kediamannya untuk segera melaporkan ke petugas BPBD.

"Kami mohon warga lapor ke kami, jangan menangkapnya sendiri karena bisa membahayakan," katanya.

Baca juga: Jika Temukan Ular, Warga Disarankan Tidak Menangkapnya

Ular kobra yang berhasil diamankan dan dimasukkan kedalam botol minuman kemasan Foto pribadi milik salah satu warga Ular kobra yang berhasil diamankan dan dimasukkan kedalam botol minuman kemasan

 

Dia menambahkan, pihaknya berhasil mengevakuasi ular sepanjang tiga meter di Jalan Sungai Miai, Banjarmasin, Kalsel beberapa bulan terakhir. 

"Kebanyakan ular yang dievakuasi merupakan ular piton dan ada juga jenis kobra," ujarnya,

Tak hanya ular, sebelumnya pihaknya mengevakuasi sarang tawon Vespa Affinis di atap rumah warga.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X