Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Kompas.com - 16/12/2019, 15:02 WIB
Kondisi mobil Suzuki Ertiga usai tertabrak dan terseret kereta api di Mojokerto Jawa Timur, Minggu (15/12/2019) malam KOMPAS.COM/HANDOUTKondisi mobil Suzuki Ertiga usai tertabrak dan terseret kereta api di Mojokerto Jawa Timur, Minggu (15/12/2019) malam

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Rangkaian kereta api menabrak mobil Suzuki Ertiga yang tengah melaju di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (15/12/2019) malam.

Kejadian itu menyebabkan mobil yang ditumpangi empat orang itu terseret ratusan meter.

Beruntung, seluruh penumpang dalam mobil Suzuki Ertiga tersebut berhasil selamat.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Edy Widoyono mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.10 WIB.

Saat melintasi rel kereta, roda depan bagian kiri dari mobil warna merah dengan nopol L 1545 YQ itu terperosok di rel.

Baca juga: Suami Istri Tewas setalah Mobilnya Tertabrak Kereta Api

Sargono (47), pengemudi mobil berusaha menjalankan mundur mobilnya. Namun, mobil tersebut tak juga bergerak.

Saat warga sekitar berusaha memundurkan mobilnya, dari arah timur melaju Kereta Api Wijaya Kusuma. 

Menyadari datangnya bahaya, tiga penumpang suzuki Ertiga keluar dari mobil untuk menyelamatkan diri.

Sementara, Sargono masih berusaha memundurkan kendaraannya agar tidak tertabrak kereta api yang akan melintas.

"Saat kereta api sudah dekat, pengemudi keluar menyelamatkan diri. Empat orang penumpang berhasil selamat," kata Edy Widoyono, kepada Kompas.com, Senin (16/12/2019).

Para penumpang mobil yang tertabrak kereta api tersebut berasal dari Dukuh Pakis Surabaya.

Mobil sedang dalam perjalanan pulang usai berkunjung ke sebuah pesantren, tak jauh dari lokasi kejadian.

Keempat orang yang merupakan penumpang dan pengemudi mobil Suzuki Ertiga, yakni Sargono (47), Hernawati (43), Lubab Aisar (14), dan Sablul Rusydi (11).

Mereka merupakan rombongan satu keluarga asal Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya.

"Seluruh penumpang selamat, sementara kendaraannya rusak berat. Kendaraan terseret lebih dari 500 meter," kata Edy.

Baca juga: Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta di Penjaringan

Akibat kejadian itu, pemilik kendaraan diperkiraan menderita kerugian sebesar Rp 100 juta.

Sementara, mobil yang rusak akibat tertabrak kereta api jurusan Banyuwangi - Cilacap sudah dievakuasi pada Minggu malam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ponsel Dirampas, Sopir Truk Tabrak 2 Perampok yang Salah Satunya PNS

Ponsel Dirampas, Sopir Truk Tabrak 2 Perampok yang Salah Satunya PNS

Regional
Ditetapkan Tersangka, Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Mengakui Perbuatannya

Ditetapkan Tersangka, Oknum Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Mengakui Perbuatannya

Regional
Dianggap Sebarkan Berita Bohong, Tiga Petinggi Sunda Empire Dituntut 4 Tahun Penjara

Dianggap Sebarkan Berita Bohong, Tiga Petinggi Sunda Empire Dituntut 4 Tahun Penjara

Regional
Satu Korban Banjir Bandang Cicurug Sukabumi Masih dalam Pencarian

Satu Korban Banjir Bandang Cicurug Sukabumi Masih dalam Pencarian

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 September 2020

Regional
Sadis, Istri Dianiaya Suami dengan Golok hingga Jarinya Putus karena Cemburu, Ini Kronologinya

Sadis, Istri Dianiaya Suami dengan Golok hingga Jarinya Putus karena Cemburu, Ini Kronologinya

Regional
Panitia Balap Lari di Solo Urus Izin ke Satgas Covid-19: Biar Tak Dikejar-kejar

Panitia Balap Lari di Solo Urus Izin ke Satgas Covid-19: Biar Tak Dikejar-kejar

Regional
Korupsi Rp 2,1 M Pegawai BRI Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Debitur Uang di Tabungan Raib

Korupsi Rp 2,1 M Pegawai BRI Terbongkar, Berawal dari Kecurigaan Debitur Uang di Tabungan Raib

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi, Gubernur Kalbar Tak Yakin Paslon Patuh Protokol Kesehatan

Pilkada di Tengah Pandemi, Gubernur Kalbar Tak Yakin Paslon Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Pakai Alat Berat, Ratusan Lapak di Pasar Mardika Ambon Digusur

Pakai Alat Berat, Ratusan Lapak di Pasar Mardika Ambon Digusur

Regional
Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap Dibuka Keluarga, Ganjar: Ikuti Prosedur Dokter

Peti Jenazah Pasien Covid-19 di Cilacap Dibuka Keluarga, Ganjar: Ikuti Prosedur Dokter

Regional
Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Regional
Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X