Emil Dardak Curhat Terlambat karena Jalan ke Jember Sempit, Langsung Telepon Kementerian PU

Kompas.com - 14/12/2019, 18:04 WIB
Emil Dardak saat menjadi pembicara dalam kegiatan UNEJ IT Expo 2020 di Universitas Jember Bagus SupriadiEmil Dardak saat menjadi pembicara dalam kegiatan UNEJ IT Expo 2020 di Universitas Jember

JEMBER, KOMPAS.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak curhat tentang macetnya perjalanannya ke Jember.

Emil diundang ke kota tembakau ini sebagai pembicara dalam kegiatan Unej IT expo 2020 di Auditorium Universitas Jember, Sabtu (14/12/2019).

Emil mengaku datang terlambat karena kemacetan yang begitu parah.

Sesuai jadwal, kegiatan dimulai pada pukul 12.30 WIB. Namun, Emil Dardak datang sekitar pukul 15.44 WIB.

“Saya tadi di Jalan perjuangan banget ke sini, karena macetnya tergolong agak parah,” kata Emil, di hadapan mahasiswa, Sabtu.

“Tapi, memang itu pentingnya datang di masa-masa kini, bisa langsung telepon Kementerian PU, membujuk agar jalan Jember dilebarin supaya tidak macet,” ujar Emil menambahkan.

Baca juga: Emil Dardak: Isu Keperawanan Atlet Tak Sepantasnya Jadi Konsumsi Publik

Emil menyebut di beberapa titik harus dibangun jalan bypass. Hal itu dilakukan agar jalan di Lumajang ke Jember tidak terus menerus macet.

Suami arumi Bachsin ini menilai, Jember memiliki potensi untuk tumbuh. Ia berharap agar potensi perkembangan daerah ini tidak terhenti hanya karena keterbatasan infrastruktur.

“Kalau banyak yang tanya, tolnya lewat Jember enggak sih, sekarang yang sudah masuk program sampai Lumajang,” ungkapnya.

Namun, kalau sudah sampai Lumajang, suatu saat bisa sampai ke Jember.

Baca juga: Emil Dardak: Angka Freelance Meningkat dan Semakin Diminati

Tetapi, kata dia, tanpa menunggu tol, sudah jadi prioritas utama agar jalan dari Lumajang ke Jember lancar. Terutama dalam memperlebar jalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Regional
Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Regional
Cerita Warga Tak Tahu Mesin ADM, Padahal Bisa Cetak e-KTP dan KK Tanpa Antre

Cerita Warga Tak Tahu Mesin ADM, Padahal Bisa Cetak e-KTP dan KK Tanpa Antre

Regional
Kasus Guru Ngaji Cabuli 2 Santri, Pimpinan Pesantren: Dia Bukan Ustaz, tapi Teknisi

Kasus Guru Ngaji Cabuli 2 Santri, Pimpinan Pesantren: Dia Bukan Ustaz, tapi Teknisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X