Kompas.com - 13/12/2019, 11:03 WIB
Foto : Saat Karolina Karo (37), seorang ibu hamil asal Desa Liselande, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Flores, NTT digotong saat melintasi jalan rusak, Kamis (12/12/2019). Dokumen pribadiFoto : Saat Karolina Karo (37), seorang ibu hamil asal Desa Liselande, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Flores, NTT digotong saat melintasi jalan rusak, Kamis (12/12/2019).

 

ENDE, KOMPAS.com - Karolina Karo (37), seorang ibu hamil asal Desa Liselande, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Ende, Flores, NTT, terpaksa melahirkan di pondok karena melintasi jalan rusak, Kamis (12/12/2019).

Karolina bersama sang suami berangkat menuju Puskesmas Kotabaru untuk melahirkan. Keduanya berangkat menggunakan kendaraan roda dua. 

Karolina juga ditemani seorang bidan desa yang menggunakan jasa ojek pemuda dari desa menuju puskesmas. 

Baca juga: Di Batam, 34 Ibu Hamil Positif HIV

Jarak dari Desa Liselande ke ibu kota Kecamatan Kotabaru sekitar 17 kilometer. Kondisi jalan rusak parah. Lubang menganga di mana-mana. 

Karolina dan suami melintasi jalan itu penuh hati-hati, apalagi memboncengkan Karolina yang mau melahirkan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka baru menempuh perjalanan sejauh 3 kilometer. Rasa sakit, tanda-tanda mau melahirkan sudah mulai terasa. 

Baca juga: Jalan Rusak Bertahun-tahun Tak Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang

Rasa sakit pun tidak bisa tertahan lagi. Karolina pun meminta sang suami menghentikan motor. Karolina turun dari motor. 

Sang suami dan seorang pemuda desa pun menggotong Karolina ke pondok yang berada di tepi jalan.

Beberapa saat kemudian, Karolina pun melahirkan seorang bayi perempuan. Proses melahirkan dibantu bidan sukarela bernama Agustina. 

"Benar. Kejadian itu kemarin pagi. Ibu Karolina mau diantar ke Puskesmas Kotabaru untuk melahirkan. Dalam perjalanan, Ibu Karolina mengeluh sakit dan akhirnya melahirkan di pondok. Puji Tuhan, anak dan ibu selamat," ungkap Agustina kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (12/12/2019). 

Agustina mengatakan, kejadian ibu hamil melahirkan di jalan sudah sering terjadi. Hal itu disebabkan kondisi jalan yang amat buruk. 

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Ende bisa memperbaiki jalan menuju Desa Liselande dan lainnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.