Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Kompas.com - 12/12/2019, 15:57 WIB
Petugas memeriksa izin trayek armada pariwisata di Terminal Bawen KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPetugas memeriksa izin trayek armada pariwisata di Terminal Bawen

UNGARAN, KOMPAS.com - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Jateng-DIY melakukan razia terhadap bus pariwisata di Terminal Bawen. Langkah ini dilakukan karena banyaknya pelanggaran terhadap trayek atau Kartu Pengawasan (KP).

Staf Seksi LLAJ BPTD Wilayah X Jateng-DIY, Arry Purwanto mengungkapkan pelanggaran terberat adalah adanya pemalsuan KP termasuk barcode perizinan.

"Mereka yang memalsu KP ini biasanya membeli armada bekas dan dimiliki perorangan. Padahal sesuai ketentuan, trayek bus pariwisata bisa dilayani jika pengelolanya memiliki badan hukum dan minimal memiliki lima armada," jelasnya, Kamis (12/12/2019).

Kondisi ini dimanfaatkan oknum untuk memalsukan KP agar bus tetap bisa beroperasi.

"Jika ditemukan pelanggaran ini, jelas akan ditilang dan disita. Termasuk pemalsuannya akan diproses," kata Arry.

Baca juga: Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Pelanggaran lain, yakni armada pariwisata digunakan untuk angkutan regular dan antar jemput sehari-hari.

"Ini melanggar, karena izin pariwisata itu khusus, mereka punya agen dan nge-pool. Bukan digunakan untuk keseharian," kata Arry. Penyimpangan trayek juga mendominasi pelanggaran lalu lintas angkutan umum dan pariwisata tersebut.

Selain dokumen perjalanan, pemeriksaan juga meliputi kelengkapan armada termasuk fungsinya.

"Rem, ban, sein dan lampu-lampu, termasuk wiper juga diuji coba karena ini sudah memasuki musim penghujan," jelas Arry.

Baca juga: Mahfud MD Bertemu Kapolri Bahas Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020

 

Inspeksi jelang Natal dan Tahun Baru 2020

Dikatakan, inspeksi ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan terjadwal. Tapi menjelang musim liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, intensitasnya ditambah karena diprediksi pengguna angkutan umum dan pariwisata akan meningkat.

Selain di terminal-terminal, inspeksi juga di lakukan di garasi armada pariwisata, jembatan timbang, dan tempat-tempat umum lainnya.

Sementara sopir bus pariwisata Putra Perdana, Agus, yang mengangkut rombongan dari Wonosobo menuju Lasem mengaku dokumen perjalanannya sudah lengkap.

"Tidak ada masalah dengan razia ini. Memang kalau di Putra Perdana surat-surat bermasalah malah tidak boleh jalan, semua harus komplit," ungkapnya.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 5 Operasikan 3 KA Tambahan, Ini Daftarnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
Ridwan Kamil Sarankan Korban Longsor Bogor Direlokasi ke Wilayah Cigudeg

Ridwan Kamil Sarankan Korban Longsor Bogor Direlokasi ke Wilayah Cigudeg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X