Belum Diatur UU, Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Sulit Dituntaskan

Kompas.com - 10/12/2019, 09:51 WIB
Komisioner Komnas Perempuan, Indriyati Suparno di Solo, Jawa Tengah, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKomisioner Komnas Perempuan, Indriyati Suparno di Solo, Jawa Tengah, Senin (9/12/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Selama tiga tahun terakhir, Komisi Nasional (Komnas) Perempuan menerima banyak pengaduan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan berbasis online yang terjadi di dunia maya.

Komisioner Komnas Perempuan Indriyati Suparno mengaku, pihaknya kesulitan menuntaskan kasus tersebut, karena belum ada pasal yang mengatur secara khusus terhadap bentuk-bentuk kekerasan seksual di dunia maya.

"Bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi di dunia maya ini belum ada perundangan yang mengatur. Kecuali UU ITE Pasal 27 ayat 1,2, dan 3. Tapi, sebetulnya lebih banyak mengatur distribusinya sama UU Pornografi," katanya, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Masalah Kekerasan Perempuan dan Anak di NTT Jadi Perhatian Menteri PPPA

Menurutnya, berbicara masalah kekerasan berbasis gender atau kekerasan perempuan di dunia maya selalu ada dimensi ketubuhan perempuan dan seksualitas.

Oleh sebab itu, kasus kekerasan yang terjadi di dunia maya kerap melibatkan diskriminasi dan eksploitasi terhadap perempuan.

"Kalau dia (korban) terjadinya di dalam keluarga masih bisa menggunakan UU KDRT. Tapi kasus kekerasannya secara khusus belum ada perundangan mengatur," ucapnya.

Kata Indri, Komnas Perempuan terus mendorong kepada pemerintah agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual tetap dibahas kembali di DPR.

Dengan adanya payung hukum, diharapkan apabila terjadi kasus kekerasan seksual terhadap perempuan, nantinya mereka tidak perlu takut untuk melaporkan.

"Yang bisa dilakukan ya hukum maksimal sesuai ketentuan perundangan yang ada," tutur dia.

Baca juga: Ke Menteri PPPA Baru, Yohana Titip Rampungkan Penghapusan Kekerasan Seksual

Karena itu, pemerintah harus bertindak cepat melakukan pembatasan terhadap penggunaan media sosial. Hal ini agar keberadaan media sosial tidak disalahgunakan.

Terlebih, kata dia, terhitung tahun 2018, tercatat 97 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan.

Dari 97 kasus tersebut, hanya satu kasus yang perkaranya sampai tuntas. Sedangkan kasus lainnya, berhenti di alat bukti dan keterangan saksi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Dampak Corona, 4.513 Warga Tapanuli Utara Pakai Gratis Air PDAM 3 Bulan

Antisipasi Dampak Corona, 4.513 Warga Tapanuli Utara Pakai Gratis Air PDAM 3 Bulan

Regional
Driver Ojol di Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku

Driver Ojol di Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku

Regional
SNMPTN Universitas Andalas Padang Terima 1.910 Mahasiswa, Jurusan Farmasi Paling Favorit

SNMPTN Universitas Andalas Padang Terima 1.910 Mahasiswa, Jurusan Farmasi Paling Favorit

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 17 Orang, Pasien Terbaru Punya Riwayat Perjalanan ke Batam

Jumlah Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 17 Orang, Pasien Terbaru Punya Riwayat Perjalanan ke Batam

Regional
Pulang dari Zona Merah Virus Corona, Mahasiswa UGM Dikarantina di Asrama Haji Sleman

Pulang dari Zona Merah Virus Corona, Mahasiswa UGM Dikarantina di Asrama Haji Sleman

Regional
Tebing 7 Meter Longsor Putus Akses Jalan di Sumedang

Tebing 7 Meter Longsor Putus Akses Jalan di Sumedang

Regional
Jalan Lintas Selatan Cianjur Lumpuh Total Diterjang Longsor

Jalan Lintas Selatan Cianjur Lumpuh Total Diterjang Longsor

Regional
Viral Video Pencuri Kotak Amal Masjid Tertangkap di Jember, Warga: Jangan Dipukuli, Kasihan

Viral Video Pencuri Kotak Amal Masjid Tertangkap di Jember, Warga: Jangan Dipukuli, Kasihan

Regional
Cerita di Balik Video Tenaga Medis Shalat Pake APD Lengkap, Siaga di Ruang Isolasi hingga Ganti Sif

Cerita di Balik Video Tenaga Medis Shalat Pake APD Lengkap, Siaga di Ruang Isolasi hingga Ganti Sif

Regional
UPDATE Covid-19 di Bali: Pasien Positif Bertambah 14, Total 63 Kasus

UPDATE Covid-19 di Bali: Pasien Positif Bertambah 14, Total 63 Kasus

Regional
Positif Corona, Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia

Positif Corona, Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia

Regional
UPDATE Corona di Kepri 9 April: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 21 Orang

UPDATE Corona di Kepri 9 April: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 21 Orang

Regional
Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Regional
Tahanan Polres Bukittinggi Diisolasi karena Istrinya yang Hamil 8 Bulan Meninggal Positif Covid-19

Tahanan Polres Bukittinggi Diisolasi karena Istrinya yang Hamil 8 Bulan Meninggal Positif Covid-19

Regional
Tingkat Okupansi Drop, Pengusaha Hotel di Tegal Minta Keringanan Pajak

Tingkat Okupansi Drop, Pengusaha Hotel di Tegal Minta Keringanan Pajak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X