Masalah Kekerasan Perempuan dan Anak di NTT Jadi Perhatian Menteri PPPA

Kompas.com - 07/11/2019, 11:51 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Bintang Puspayoga, saat berada di Bandara Rl Tari Kupang, Rabu (6/11/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Bintang Puspayoga, saat berada di Bandara Rl Tari Kupang, Rabu (6/11/2019)


KUPANG, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Darmavati mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur ( NTT), untuk menurunkan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Hal itu disampaikan Bintang saat diwawancarai Kompas.com di Bandara El Tari Kupang, Rabu (6/11/2019) sore.

Bintang melakukan kunjungan kerja perdananya di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Baca juga: Ibu dan Anak Sembunyikan Sabu yang Dibungkus Alat Kontrasepsi

Menurut dia, menurunkan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta perdagangan manusia yang menimpa perempuan, akan menjadi prioritas utama.

"Kami lagi pendataan soal itu. Dari Kementerian PPPA, kalau mengacu pada visi kami yang hanya fungsi koordinasi dan tidak untuk eksekusi, maka kami akan koordinasi dengan pemerintah daerah," ujar Bintang.

Bintang berjanji akan melakukan koordinasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah di NTT maupun dengan pihak terkait.

"Mudah-mudahan, ke depan ada solusi yang terbaik dan kita bisa mengentaskan atau menurunkan kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujar Bintang.

Baca juga: Siswi Kelas V SD di Makassar Nekat Mencuri Ponsel, Alasannya Bikin Korban Iba

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Regional
Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Regional
Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Regional
Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X