Pemprov Jabar Mulai Gerakan Tanam 25 Juta Pohon di Lahan Kritis

Kompas.com - 09/12/2019, 11:18 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan penanaman pohon di Cimenyan, Kabupaten Bandung,  Senin (9/12/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan penanaman pohon di Cimenyan, Kabupaten Bandung, Senin (9/12/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memulai gerakan penenaman pohon di lahan kritis.

Gerakan itu diawali dengan penanaman 17.000 pohon di Kawasan Bandung Utara (KBU), Cimenyan, Kabupaten Bandung, Senin (9/12/2019).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari rencana penanaman 25 juta pohon di Jawa Barat.

Baca juga: Pemprov Jabar Pastikan Ada 1.318 Lowker di Job Fair Milenial Festival

"Ini bagian pemanasan pencanangan penanaman pohon. Kalau tak ada halangan awal tahun depan kami akan tanam 25 juta pohon di lahan kritis, kami mulai di KBU," kata Emil, sapaan akrabnya.

Emil mengamati, masyarakat saat ini menganggap alam hanya supporting system yang bisa dirusak hanya untuk eksistensi manusia.

Ia mengaku miris melihat area Bukit Cimenyan yang tampak tandus dan minim pohon besar.

Karena itu, ia menitipkan kepada pemerintah wilayah untuk selalu mengingatkan warga agar segera menghentikan penebangan pohon di area perbukitan dan mulai menanam pohon-pohon besar yang bisa mengikat air.

"Yang paling sedih tahun lalu di bawah jalan yang kita dilalui (Cicaheum) banyak rumah rusak terkena banjir bandang karena tanah kita tak bisa menyerap air. Pemilik kebun juga sama nanam kebun tanpa pohon, tanah cokelat itu sumber longsor, siapa yang disalahkan, hobi kita menyalahkan, padahal bencana karena ulah kita sendiri," tutur dia.

Baca juga: Jelang Tutup Tahun, Pemprov Jabar Adakan Kopdar Kepala Daerah

Ia mengatakan, masalah perbaikan lahan kritis tak bisa hanya jadi tanggung jawab pemerintah.

Sebab itu, ia meminta semua elemen masyarakat agar turut serta menyumbangkan bibit pohon untuk ditanam di area kritis.

"Kami tidak sanggup, lingkungan ini bukan urusan pemerintah saja, ibu-ibu sumbang pohon bulan depan, anak sekolah, pengusaha semuanya harus membantu," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bersanding Jadi Nama Jalan di Banyumas, Gus Dur hingga KH Ahmad Dahlan

Ketika Tokoh NU dan Muhammadiyah Bersanding Jadi Nama Jalan di Banyumas, Gus Dur hingga KH Ahmad Dahlan

Regional
Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Regional
Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X