4 Fakta Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Kabur Lewat Pos hingga 2 Orang Sekuriti Ditembak

Kompas.com - 08/12/2019, 12:50 WIB
Ilustrasi tempat kejadian perkara. SHUTTERSTOCKIlustrasi tempat kejadian perkara.

KOMPAS.com - Dua orang sekuriti mengalami luka tembak setelah kawanan perampok melarikan diri dengan melewati pos sekuriti di Cam PT Arara Abadi (Grup Sinarmas), usai merampok salah satu warung milik warga bernama Ranto Tarigan. Kamis (5/12/2019) malam. 

Akibat kejadian tersebut, sekuriti bernama Nasib Sinabuta mengalami luka tembak di bagian betis kaki sebelah kiri tembus menyamping.

Sedangkan Juni Dolok Seribu mengalami luka tembak di bagian pantat sebelah kiri tembus menyamping.

Paur Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga mengatakan, saat ini pihaknya masih memburu pelaku perampokan yang menggunakan senjata api yang terjadi di kawasan Jalan Monti, Kampung Mandi Angin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, tersebut.

Berikut fakta selengkapnya:

 

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Dedek mengatakan, aksi perampokan terjadi di sebuah warung milik korban atas nama Ranto Tarigan, kawanan pelaku menggunakan senjata api.

Dalam aksinya, pelaku mengambil uang milik Rp 5 juta, serta dua unit handphone dengan kerugian sekitar Rp 8 juta.

Kejadian berawal saat korban sedang duduk di dalam warungnya, tiba-tiba di depan warungnya berhenti empat orang laki-laki tak dikenal menggunakan sepeda motor.

Tiga dari empat orang pelaku masuk ke warung. Saat itu, dua pelaku langsung menodongkan senjata api kepada korban sambil memintanya untuk diam dan menyerahkan uang.

"Pelaku juga memukulkan gagang senjata api ke bagian kepala korban, sehingga korban mengalami luka robek di kepala," jelasnya melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu (7/12/2019).

Kemudian, salah seorang pelaku mengambil uang korban di dalam laci senilai Rp 5 juta dan satu unit ponsel di atas meja.

Tak hanya itu, satu orang pelaku membawa istri dan anak korban masuk ke ruang tamu, dan merampas satu unit handphone.

Baca juga: Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

 

2. Dua sekuriti ditembak

Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

Setelah melakukan aksinya, sambung Dedek, kawanan pelaku ini melarikan diri dengan melewati pos sekuriti di Cam PT Arara Abadi (Grup Sinarmas).

Namun saat melintas, sambung Dedek, kedua sepeda motor yang kendarai para pelaku, diberhentikan dua orang sekuriti perusahaan bernama Nasib Sinabuta dan Juni Dolok Saribu.

"Sekuriti sempat mengambil salah satu kunci sepeda motor pelaku. Namun, saat itu datang pelaku lainnya menggunakan sebuah mobil membantu pelaku sambil menembakkan senjata api ke arah sekuriti," katanya.

Setelah itu pelaku kabur dengan mobil dan satu sepeda motor. Sedangkan satu sepeda motor pelaku tinggal karena kunci kontak masih dipegang sekuriti.

Baca juga: Perampokan Tamu Hotel Direncanakan, Pelaku Nyamar Jadi Polisi Bawa Kabur Uang Rp 76 Juta

 

3. Korban dilarikan ke rumah sakit

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit

Dedek menjelaskan, sekuriti bernama Nasib Sinabuta mengalami luka tembak di bagian betis kaki sebelah kiri tembus menyamping.

Sedangkan Juni Dolok Seribu mengalami luka tembak di bagian pantat sebelah kiri tembus menyamping.

"Kedua korban luka tembak dibawa ke Rumah Sakit Syafira di Pekanbaru," jelasnya.

Baca juga: Fakta Baru WN Jepang Lompat dari Lantai 2 Apartemen, Korban Perampokan hingga Pelaku Ditangkap

 

4. Polisi amankan barang bukti

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Setelah kejadian tersebut, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor matik, 1 buah kunci kontak sepeda motor.

Kemudian 4 butir amunisi senjata api PIN 5,56 CB, 1 unit ponsel dan uang sisa jualan milik korban Rp 23 ribu.

"Barang bukti diamankan ke Polsek Minas untuk kepentingan penyelidikan. Untuk korban (pemilik warung) sudah membuat laporan ke Polsek Minas," ungkapnya.

Baca juga: Tidak Puas dengan Penanganan Polisi, Korban Perampokan Pakai Medsos untuk Tangkap Pelaku

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor: Farid Assifa)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X