Ada Longsor, Perjalanan KA Pangrango Lintas Sukabumi-Bogor Dibatalkan

Kompas.com - 07/12/2019, 06:53 WIB
Ilustrasi gerbong kereta api KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi gerbong kereta api

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Perjalanan pertama Kereta Api (KA) Pangrango lintas Sukabumi- Bogor untuk sementara waktu dibatalkan, Sabtu (7/12/2019) pagi.

Hal itu disebabkan karena jalur atau rel KA arah Bogor terdampak bencana longsor yang terjadi, Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 19.00 WIB

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, longsor yang terjadi di antara jalur Stasiun Parung Kuda KM 28+2/3 itu menyebabkan jalur kereta mengalami gangguan.

Sehingga PT KAI Daop 1 Jakarta perlu menetapkan pembatalan perjalanan KA pertama dari Stasiun Sukabumi ke arah Stasiun Bogor pada pagi hari.

"Dampak bencana longsor perjalanan dibatalkan sementara," kata Eva melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Pasca-anjlok, Jalur Kereta Api Lintas Selatan Kembali Normal

PT KAI Daop 1 Jakarta mengucapkan permohonan maaf atas kondisi tersebut dan mengimbau masyarakat yang akan menggunakan jasa KA Pangrango untuk beralih ke moda transportasi lain.

Eva menjelaskan, dampak bencana longsor pada lintas jalur rel tersebut perlu perbaikan yang membutuhkan waktu relatif lama.

"PT KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya untuk meminimalisir terganggunya perjalanan kereta api (KA) melalui upaya maksimal dan untuk perbaikan dapat segera diselesaikan," ujar dia.

Peristiwa longsor pertama kali diketahui pihak PT KAI Daop 1 Jakarta melalui laporan warga setempat pada pukul 20.30 WIB, di Kampung Cicewol, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. 

Atas laporan itu, tim unit Jalan dan Jembatan Daop 1 Jakarta memeriksa lokasi rel yang terdampak.

Beruntung, material longsor tersebut tidak sempat mengganggu operasional perjalanan KA terakhir yang telah melalui lokasi longsor dari arah Bogor ke Sukabumi.

Baca juga: Lewat Tur Sejarah Jalur Kereta Api, Jabar Ingin Gaet Turis Eropa

Namun diketahui bahwa bencana longsor itu menyebabkan badan rel kereta sepanjang tujuh meter ambruk.

"Dampak cuaca buruk jalur Kereta Api mengalami longsor," ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X