Polisi Sita Pistol Pria "Koboi" yang Ditolak Berhubungan Intim oleh Pemandu Lagu

Kompas.com - 02/12/2019, 14:09 WIB
Pistol 9 mm. ShutterstockPistol 9 mm.

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian menyita pistol milik ABR (54) yang ditembakkan saat ditolak berhubungan intim oleh seorang pemandu lagu di salah satu rumah karaoke di Kota Malang.

ABR dinilai telah menyalahgunakan peruntukan pistol merk Seecamp LWS kaliber 32 nomor JW4399 itu.

"Betul Mas. Senjata sudah ditarik dari yang bersangkutan ke Mabes dan dikandangkan," kata Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Kesal Ditolak Hubungan Intim oleh Pemandu Lagu, Pria Ini Tembakkan Pistol

Meski begitu, ABR selaku pelaku penembakan, dilepaskan. Leonardus mengatakan, laporan terkait kasus itu dicabut dan masalah ini ditempuh melalui jalur damai.

"Sudah selesai berdamai, laporan dicabut," katanya.

Diketahui, ABR (54) mengeluarkan tembakan saat berkaraoke di salah satu rumah karaoke yang ada di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Kamis (28/11/2019) sekitar pukul 23.40 WIB.

Aksi "koboi" itu dilakukan setelah pria tersebut ditolak berhubungan intim oleh F, seorang pemandu lagu yang sedang menemaninya di dalam ruang karaoke.

Selain ABR dan F, di dalam ruang karaoke juga ada DW, teman ABR dan M, pemandu lagu lainnya.

Baca juga: Gunakan Sabu, 4 Pemandu Lagu Karaoke di Purwokerto Diciduk Petugas BNNK

ABR memiliki pistol itu melalui Surat Izin Khusus Senjata Api (IKHSA) yang dikeluarkan oleh Mabes Polri dengan nomor IKHSA/4140/VIII/2019.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X