Diterpa Isu Peredaran Telur Palsu, Penjualan Telur di Prabumulih Masih Normal

Kompas.com - 29/11/2019, 06:15 WIB
Telur yang diduga palsu coba dipecahkan untuk melihat isi bagian dalamnya. Ketika dipecahkan terlihat bagian kuning telur sudah menyatu dengan bagian putih KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGTelur yang diduga palsu coba dipecahkan untuk melihat isi bagian dalamnya. Ketika dipecahkan terlihat bagian kuning telur sudah menyatu dengan bagian putih

Hanya saya menururt Vika telur yang ramai dibincangkan itu berbeda dengan telur yang ia jual.

“Lain jenisnya dengan telur yang saya jual ini, kalau ini telur dari ayam merah kalau itu telur dari ayam putih,” terang Vika

Selain itu tambah Vika, telur yang ramai yang diduga palsu atau tidak layak konsumsi itu adalah telur eraman atau telur apkir yang tidak menetas.

“Nah yang itu yang mungkin dijual, mestinya tidak boleh dijual karena tidak layak konsumsi sebab ada jentik bibit yang gagal (tetas), kadang-kadang ada darah dan anak (ayam) nya” jelasnya

Vika sendiri mengaku tidak khawatir dengan kabar beredarnya telur palsu atau tidak layak konsumsi tersebut, sebab menurutnya dari dulu hal itu sudah ada.

Baca juga: Kepala Satgas Pangan: Konsumsi Telur Menurun Gara-gara Isu Telur Palsu

Isu telur palsu

Seperti diberitakan sejak tiga hari lalu di Kota Prabumulih beredar informasi mengenai peredaran telur yang diduga palsu dan tidak layak konsumsi.

Maraknya peredaran itu membuat masyarakat resah sehingga membuat pihak dinas pertanian dan dinas perindustrian dan perdagangan setempat terjun ke lapangan dan memeriksa telur yang diduga palsu tersebut.

Dari hasil pemeriksaan terbukti telur itu asli namun sudah tidak layak  dikonsumsi karena dianggap membahayakan kesehatan masyarakat.

Pihak dinas perinsdustrian dan perdagangan Prabumulih menghimbau warga agar tidak mengkonsumsi telur tersebut meski harganya murah hanya Rp 7.000 per kilogram. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X