Fakta Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ditolak Serikat Pekerja hingga Diminta Jangan Petantang-Petenteng

Kompas.com - 24/11/2019, 14:16 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Jokowi dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Jokowi dan Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024.

KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir resmi menunjuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero).

Sebelum resmi menjabat Dirut Pertamina, serikat pekerja Pertamina secara terang-terangan melakukan penolakan atas penunjukan Ahok.

Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk yang berisi penolakan terhadap Ahok untuk mengisi jabatan di Pertamina.

Penolakan serikat pekerja itu bukan tanpa alasan, karena Ahok pernah tersandung kasus penistaan agama dan dipenjara selama 2 tahun.

Baca fakta selengkapnya:

1. Ditolak serikat pekerja Pertamina

Ilustrasi demokrasi.SHUTTERSTOCK/Casimiro PT Ilustrasi demokrasi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi ditunjuk menjadi Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero).

Sebelum resmi menjabat Dirut Pertamina, serikat pekerja Pertamina secara terang-terangan melakukan penolakan atas penunjukan Ahok.

Mereka membentangkan spanduk yang berisi penolakan terhadap Ahok untuk mengisi jabatan di Pertamina.

Dalam spanduk tersebut tertulis beberapa tuntutan, di antaranya Pertamina tetap wajib utuh, tolak siapa pun yang suka bikin rusuh, memilih figur tukang gaduh, dan bersiaplah Pertamina segera runtuh.

Baca juga: Fadli Zon: Apa Sih Hebatnya Ahok? Memang Dia Ahli Minyak?

 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X