Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Kompas.com - 19/11/2019, 06:05 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual ShutterstockIlustrasi Pelecehan Seksual

2. Bukan hanya satu korban

RF mengatakan, setelah ia memposting foto pelaku di media sosial ternyata korban bukan hanya istrinya.

"Setelah kami posting gambar pelaku dan kronologi di media sosial, ternyata korbannya bukan hanya istri saya. Lebih dari 10 orang mengaku dan menceritakan kisahnya ke kami," katanya saat dimintai keterangan di rumahnya, Senin.

Ditambahkan RF, bahkan ada salah seorang korban perempuan yang mengaku dikejar pelaku meski sedang bersama suaminya.

Baca juga: Sasaran Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya Tak Hanya Perempuan yang Jalan Sendirian

 

3. Tak hanya lemparkan sperma, pelaku pun kerap meraba payudara

IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi

Setelah viral di media sosial, satu per satu aksi pelaku akhirnya terungkap. Selain melemparkan sperma, ternyata pelaku juga diketahui kerap meraba payudara.

Korbannya antara lain keponakan LR. LR yang sebelumnya menjadi korban pelemparan sperma di pinggir jalan mengunggah foto pelaku ke media sosial.

"Ponakan saya baru ngaku setelah kejadian menimpa saya dilempar sperma. Pelaku mengendarai motor yang sama meraba payudara keponakan saya di pinggir jalan. Kejadian dua minggu sebelumnya," kata LR kepada wartawan di rumahnya, Senin.

LR mengatakan kejadian bermula saat keponakannya berboncengan sepeda motor melintas di Jalan Saguling, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Pelaku tiba-tiba mendahuli korban dan seketika tangannya meraba payudara.

"Pelaku langsung tancap gas mempercepat laju motornya," kata dia.

Baca juga: Pelaku Pelemparan Sperma Kerap Begal Payudara di Tasikmalaya

 

4. Pelaku disebut sering berbuat onar

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota telah mengantongi identitas pelempar sperma ke perempuan di pinggir jalan.

Sesuai keterangan keluarga, pelaku selama ini di lingkungannya kerap berbuat onar dan bermasalah dengan warga sekitarnya.

"Kami masih melakukan penyelidikan, terduga sudah dipublikasi oleh korban (di media sosial)," kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro, di kantornya, Senin pagi.

Baca juga: Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya Disebut Sering Berbuat Onar

 

5. Polisi tangkap pelempar sperma

Pelaku pelemparan sperma yang meneror wanita di Kota Taikmalaya berhasil ditangkap polisi, Senin (18/11/2019).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Pelaku pelemparan sperma yang meneror wanita di Kota Taikmalaya berhasil ditangkap polisi, Senin (18/11/2019).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa 'Nyambi' Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa "Nyambi" Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X