Buruh di Jatim Protes Nilai Besaran UMK dan UMP 2020

Kompas.com - 18/11/2019, 13:12 WIB
Ilustrasi uang shutterstockIlustrasi uang

SURABAYA, KOMPAS.com - Kelompok buruh di Jawa Timur menyatakan menolak upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota ( UMK) antar daerah.

Besaran UMP dan UMK disebut tidak sesuai dengan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang sebelumnya diusulkan.

Menurut Sekjen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jazuli, penetapan UMP yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 menggunakan indikator berbeda dan mengabaikan survei KHL.

"Hasil survei kebutuhan hidup layak yang kami lakukan, idealnya kenaikan antara 17 sampai dengan 20 persen, bukan 8,51 persen sesuai surat edaran dari Kementerian Tenaga Kerja," kata Jazuli, Senin (18/11/2019).

Baca juga: Daftar UMP 2020 di 15 Provinsi di Indonesia

Menurut dia, survei KHL lebih relevan untuk digunakan sebagai patokan, karena membandingkan semua kebutuhan buruh.

Kebutuhan itu dengan memperhatikan kenaikan harga kebutuhan pokok, tarif dasar listrik dan bahan bakar minyak.

Angka UMP maupun UMK, menurut Jazuli, juga mengandung kesenjangan antar daerah yang cukup tinggi.

"Ada daerah yang upahnya Rp 4,2 juta, tapi ada daerah yang upahnya Rp 1,7 hingga Rp 2 juta, selisihnya lebih dari 120 persen," kata Jazuli.

Dia merinci, UMK 2019 Kota Pasuruan, dari Rp 2.575.616 naik Rp 2.794.801 pada 2020.

Sementara UMK 2019 Kabupaten Pasuruan, dari Rp 3.861.518 naik menjadi Rp 4.190.133 pada 2020.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6.868 Surat Suara Pilkada Kabupaten Kediri Rusak, Ada yang Robek dan Gambarnya Tembus

6.868 Surat Suara Pilkada Kabupaten Kediri Rusak, Ada yang Robek dan Gambarnya Tembus

Regional
Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Menyamar Jadi Petugas Telkom, Kawanan Pencuri Kabel Lintas Provinsi Diringkus Polisi

Regional
Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Bantu Sewa Posko Cagub Sumbar, Kasatpol PP Padang Dilaporkan ke Bawaslu

Regional
Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Detik-detik Seorang Wanita Tersambar Petir, Suami Gendong Mayat Korban Sambil Cari Bantuan

Regional
Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Puluhan Warga Desa di Buton Keracunan Diduga karena Santap Makanan Pesta Pernikahan

Regional
15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

15 ASN Reaktif, Pemkot Malang Berlakukan WFH

Regional
Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Seorang Wanita Tewas Disambar Petir Saat Hendak Berteduh di Pondok Dekat Sawah

Regional
Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Demo Buruh Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Periksa Pjs Bupati Cianjur

Regional
3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

3 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Gagal Peringati Setahun Ayah Meninggal

Regional
Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani 'Rapid Test' Sebelum Mencoblos

Jabar Kaji Kebijakan Pemilih Jalani "Rapid Test" Sebelum Mencoblos

Regional
Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Innova Ringsek usai Tabrak Kereta yang Melintas, 2 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Bagi-bagi Beras di Momen Pilkada, Pria Cianjur Divonis 3 Tahun Penjara

Bagi-bagi Beras di Momen Pilkada, Pria Cianjur Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Ada Pelajar Positif Corona, Rencana Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP di Surabaya Dievaluasi

Ada Pelajar Positif Corona, Rencana Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP di Surabaya Dievaluasi

Regional
Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda

Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda

Regional
Pria di Makassar Tewas Ditikam Adik Ipar Saat Sedang 'Video Call' Keluarga

Pria di Makassar Tewas Ditikam Adik Ipar Saat Sedang "Video Call" Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X