Kunjungi Korban Bom Medan, Kapolda Sumut: 9 Orang Berpotensi Tersangka

Kompas.com - 16/11/2019, 11:37 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (kanan) mengunjungi Kompol Sarponi, salah satu korban bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan pada Rabu pagi (13/11/2019). Dia mengalami luka robek di bokong sebelah kanan. Kapolda menyebut sembilan dari 14 orang yang diperiksa, berpotensi menjadi tersangka. IstimewaKapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (kanan) mengunjungi Kompol Sarponi, salah satu korban bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan pada Rabu pagi (13/11/2019). Dia mengalami luka robek di bokong sebelah kanan. Kapolda menyebut sembilan dari 14 orang yang diperiksa, berpotensi menjadi tersangka.

MEDAN, KOMPAS.com - Sejumlah tempat di Belawan, Medan sudah diperiksa dan beberapa orang juga telah diamankan terkait kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) pagi. 

Dari sedikitnya 14 orang yang sudah diamankan, sembilan orang di antaranya berpotensi menjadi tersangka.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto saat mengunjungi para korban bom bunuh diri Mapolresta Medan di RS Bhayangkara Medan, Jumat malam (15/11/2019).

"Intinya dari kejadian kemarin 14 orang sudah kita sudah melakukan pengamanan dan berpotensi tersangka ada sembilan," ujarnya.

Baca juga: 3 Anaknya Jadi Terduga Teroris Bom Medan, Rudi: Kalian Harus Tanggung Jawab

Namun demikian, dalam kesempatan tersebut  Agus tak menjelaskan siapa saja yang berpotensi tersangka.

Sebab menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari  wewenang Mabes Polri dan Densus 88.

Dia mengatakan,  jumlah tersangka bisa saja bertambah, tergantung hasil penyelidikan.

"Ini bisa berkembang (tergantung) dari hasil penyelidikan," ujar Agus. 

Dikatakannya, timnya akan terus berkerja mengungkap kasus ini hingga tuntas demi memberikan rasa keamanan masyarakat.

Baca juga: Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok kayak Gini...

Tidak ada untungnya mengalihkan isu teroris

Selama ini menurut Agus, penanganan teroris selalu dikembangkan dengan pengalihan isu.

"Sebelum pelantikan presiden, Pemilu 2019, kita sudah tangkap tiga orang. Tapi isu yang di munculkan (bahwa penangkapan teroris adalah) pengalihan isu (dari Pemilu), ternyata ada kejadian," ujar Agus. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X