Peserta BPJS : Daripada Menunggak, Lebih Baik Turun Kelas

Kompas.com - 15/11/2019, 14:10 WIB
Kepala BPJS Padang Asyraf Mursalina KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAKepala BPJS Padang Asyraf Mursalina

PADANG, KOMPAS.com-Sejumlah peserta BPJS di Padang, Sumatera Barat memilih turun kelas dengan alasan takut menunggak.

Hal itu dikarenakan, mulai 1 Januari 2020, BPJS akan melakukan penyesuaian iuran yang mengakibatkan adanya kenaikan hampir 100 persen.

Untuk kelas I naik 2 kali lipat, dari semula Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per bulannya.


Kemudian kelas II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 dan kelas III naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000. 

"Dari pada menunggak, lebih baik turun kelas," kata salah seorang peserta BPJS, Chandra (33) kepada Kompas.com, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Chandra menyebutkan jika sudah menunggak, dirinya juga yang akan repot mengurus kembali kartunya.

"Kenaikannya hampir 100 persen. Jika menunggak, kita juga yang akan rugi. Jadi lebih baik turun kelas saja," kata Chandra.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Danil. Peserta BPJS mandiri ini mengatakan dirinya terpaksa turun kelas dari kelas I ke kelas III.

"Saya pilih turun ke kelas III. Apalagi ada rencana pemerintah untuk kelas III ini tetap Rp 25.500 per bulannya," kata Danil.

Baca juga: Protes Kenaikan Premi BPJS di DPRD Sukoharjo, Warga Mulai Sadar Pentingnya Kesehatan

Sebelumnya diberitakan, adanya kenaikan iuran BPJS sebesar 100 persen pada awal Januari 2020 nanti membuat warga Padang, Sumatera Barat ramai-ramai turun kelas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X