Tersulut Api Karhutla, Gudang Ban Bekas Terbakar dan Lalu Lintas Macet 7 Km

Kompas.com - 12/11/2019, 20:57 WIB
Kebakaran ban bekas yang berada di kawasan Jalan Palembang-Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan akibat tersulut api dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kebakran tersebut membuat jarak pandang menjadi terganggu hingga menyebabkan kemacetan sejauh 7kilometer, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAKebakaran ban bekas yang berada di kawasan Jalan Palembang-Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan akibat tersulut api dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kebakran tersebut membuat jarak pandang menjadi terganggu hingga menyebabkan kemacetan sejauh 7kilometer, Selasa (12/11/2019).

BANYUASIN, KOMPAS.com - Gudang ban bekas yang berada di kawasan Jalan Palembang-Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, ikut terbakar akibat tersulut api dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah tersebut, Selasa (12/11/2019).

Tumpukan bekas yang ada di dalam gudang membuat api cepat menyambar hingga mengakibatkan asap membumbung tinggi.

Akibatnya, akses jalan di daerah tersebut mengalami kemacetan total sejauh 7 kilometer, karena tertutup asap.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama 60 petugas diturunkan untuk memadamkan api.


Baca juga: Karhutla Masih Membara, 7 Helikopter Waterbombing Tak Beroperasi karena Izin Terbang Habis

Namun, upaya tersebut menjadi gagal, karena banyaknya bahan yang mudah terbakar di dalam gudang.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Satpol Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuasin, Gutra mengatakan, mereka saat ini hanya berupaya mencegah api agar tak menyambar ke lokasi lain.

"Di dalam banyak ban yang mudah terbakar, kami menunggu bahan bakar api itu habis. Untuk sekarang kita hanya bisa mencegah agar api tak menyambar ke tempat lain," kata Gutra.

Menurut Gutra, kebakaran terjadi pada pukul 11.00 WIB. Api mulanya terpantau sejauh 7 kilometer dari lokasi gudang ban bekas.

Namun, karena tiupan angin yang kencang, api melompat dan menyambar gudang tersebut.

"Di sini banyak perusahaan lain, kita antisipasi jika angin kencang terajadi, sehingga api melompat," ujarnya.

Sementara itu, Ridwan, pemilik gudang ban bekas, hanya pasrah melihat tempat usaha yang telah ia rintis selama puluhan tahun itu hangus terbakar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah 'Atap' Kampung Belajar Tanoker

Melihat Anak Buruh Migran di Bawah "Atap" Kampung Belajar Tanoker

Regional
Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X