Kondisi Mayat Dalam Koper di Bogor: Terbungkus Selimut, Plastik, dan Diplester

Kompas.com - 11/11/2019, 09:47 WIB
Aparat Kepolisian Polres Bogor melakukan evakuasi temuan jenazah tanpa identitas di semak-semak Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019) siang. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANAparat Kepolisian Polres Bogor melakukan evakuasi temuan jenazah tanpa identitas di semak-semak Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019) siang.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Tubuh mayat yang ditemukan dalam sebuah koper di Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terbungkus selimut yang dilapisi plastik.

Polisi mengungkapkan, posisi jenazah melipat, lengkap dengan plester yang dililit sekujur tubuh.

Baca juga: Penemuan Mayat di Dalam Koper Hebohkan Warga Bogor

Kapolsek Nanggung, AKP Asep Saefudin mengatakan, jenazah berjenis kelamin laki-laki itu sudah dibawa ke RS Kramatjati untuk kepentingan penyelidikan.

"Iya sudah, dan mayat lagi dibawa ke RS Kramatjati untuk perkembangannya dikabari nanti ya," ujar Asep, Senin (11/11/2019).

Pihaknya telah melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya korban.

Baca juga: Kasus Balita 2 Tahun Peluk Mayat Ibu Dihentikan Polisi, Ini Sebabnya

Sejauh ini, polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.

Sementara itu, untuk luka-luka pada tubuh korban belum bisa dipastikan, apakah akibat luka senjata tajam atau gigitan hewan.

(KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSAN)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Kepri Tetapkan Peserta Pilkada Tanpa Mengundang Paslon

KPU Kepri Tetapkan Peserta Pilkada Tanpa Mengundang Paslon

Regional
Bertambah 52, Rekor Tertinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang

Bertambah 52, Rekor Tertinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang

Regional
Kronologi Sopir Truk Tabrak 2 Perampok yang Rampas Ponselnya, 1 Pelaku Ternyata PNS

Kronologi Sopir Truk Tabrak 2 Perampok yang Rampas Ponselnya, 1 Pelaku Ternyata PNS

Regional
Wakil Bupati Zuldafri Darma Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Tanah Datar

Wakil Bupati Zuldafri Darma Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Tanah Datar

Regional
Kebakaran Pasar Wage Purwokerto Disebabkan Korsleting Listrik

Kebakaran Pasar Wage Purwokerto Disebabkan Korsleting Listrik

Regional
Kota Malang Kembali Zona Merah, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Kembali Zona Merah, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Bupati Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 7 Hari

Bupati Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 7 Hari

Regional
Jerinx: Salah Saya Apa Sih, Apa Saya Berpotensi Membubarkan IDI?

Jerinx: Salah Saya Apa Sih, Apa Saya Berpotensi Membubarkan IDI?

Regional
'Mata Korban Perih Dioles Sambal oleh Pelaku dan Dipukuli...'

"Mata Korban Perih Dioles Sambal oleh Pelaku dan Dipukuli..."

Regional
Satu RT Diisolasi karena 16 Orang Positif Corona, Warga 1 Dukuh Kena Imbas, Tak Bisa Aktivitas

Satu RT Diisolasi karena 16 Orang Positif Corona, Warga 1 Dukuh Kena Imbas, Tak Bisa Aktivitas

Regional
Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Regional
Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Regional
4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Regional
2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X