Penemuan Mayat di Dalam Koper Hebohkan Warga Bogor

Kompas.com - 11/11/2019, 09:37 WIB
Aparat Kepolisian Polres Bogor melakukan evakuasi temuan jenazah tanpa identitas di semak-semak Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019) siang. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANAparat Kepolisian Polres Bogor melakukan evakuasi temuan jenazah tanpa identitas di semak-semak Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/11/2019) siang.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Mayat laki-laki ditemukan dalam kondisi tubuhnya membusuk di dalam sebuah koper di Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penemuan itu berawal saat seorang warga melintasi semak-semak dan melihat sebuah koper berwarna biru tua.

Namun, saat koper tersebut didekati langsung mengeluarkan bau busuk menyengat.

Baca juga: Wanadri Temukan Dua Mayat Diduga Pendaki Jambi di Kawah Gunung Dempo

Ia pun lantas memberitahukan warga dan pihak kepolisian. Penemuan itu langsung menghebohkan warga setempat pada Minggu (10/11/2019) siang.

Warga dan aparat kepolisian datang ke lokasi kemudian memastikan bahwa koper tersebut berisi mayat seseorang tanpa identitas.

"Iya betul (di dalam koper) kemarin," kata Kapolsek Nanggung, AKP Asep Saefudin, saat dihubungi Kompas.com.

Di dalam koper tersebut, lanjut Asep, tubuh mayat itu dibungkus selimut dilapisi plastik hitam.

Posisi jasad melipat lengkap dengan plester yang dililit sekujur tubuhnya sehingga masuk ke dalam koper.

Baca juga: Mayat Perempuan Berjilbab Pink Ditemukan Tergeletak di Jalan dengan Luka di Kepala

Tak menunggu lama, pihak kepolisian langsung melakukan penanganan dan olah TKP ditemukannya mayat laki-laki tersebut.

"Iya sudah, dan mayat lagi dibawa ke RS Kramatjati untuk perkembangannya dikabari nanti ya," ujar dia.

Sejauh ini, polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.

Sementara itu, untuk luka-luka pada tubuh korban belum bisa dipastikan, apakah akibat luka senjata tajam atau gigitan hewan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X