Kompas.com - 08/11/2019, 20:57 WIB
Seorang warga di TPI Tanjung Beringin di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai melihat bangkai babi yang melintas di Sungai Bedagai, Jumat siang tadi (8/11/2019). Di Serdang Bedagai, sudah 500 ekor babi yang mati dari total populasi 31.000 ekor. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang warga di TPI Tanjung Beringin di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai melihat bangkai babi yang melintas di Sungai Bedagai, Jumat siang tadi (8/11/2019). Di Serdang Bedagai, sudah 500 ekor babi yang mati dari total populasi 31.000 ekor.

MEDAN, KOMPAS.com - Selain di Sungai Bedera, Medan Marelan, Sumut. bangkai babi juga ditemukan di Sungai Bedagai, tepatnya di daerah Tempat Pelelangan Ikan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai.

 

Bangkai babi mengapung di sungai itu sejak dua pekan lalu. Warga di TPI mengeluhkan bau busuk yang keluar dari bangkai. 

Seorang warga, Umar mengatakan, hampir setiap menit bangkai babi itu melintas. 

Ada yang masih baru, ada juga yang sudah membusuk. Bangkai babi dari berbagai ukuran.

"Kadang ada yang kecil, ada juga yang besar kali. Ini yang di bawah lantai ini, ada yang bangkai babi berukuran besar yang masih nyangkut dari tadi pagi," kata Umar, saat berbincang dengan Kompas.com di lokasi, Jumat (8/11/2019). 

Baca juga: Selain Hog Cholera, Babi yang Mati di Sumut Terindikasi Terserang Virus ASF

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pantauan di lapangan pukul 11.39 WIB, seekor bangkai babi berukuran kecil melintas dan menimbulkan bau tak sedap.

Kemudian pada pukul 11.50 WIB, bangkai babi berukuran besar dalam keadaan busuk melintas diiringi dengan karung goni yang dihinggapi lalat. 

Sepuluh menit kemudian, bangkai babi kembali melintas. Di bagian perutnya menancap satu batang bambu.

Bangkai itu kemudian tersangkut di bagian belakang boat milik nelayan yang sedang bersandar di dekat dermaga.

"Kalau yang ukuran begitu, dari kemarin-kemarin sudah banyak lah melintas. Siang saja banyak yang lewat. Apalagi malam," kata Umar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X