Paidi, Pemulung Beromzet Miliaran berkat Porang, Kini Didatangi Banyak Orang yang Ingin Belajar (1)

Kompas.com - 29/10/2019, 07:27 WIB
BELAJAR--Stefhan Adati warga Kotamabagu, Propinsi Sulawesi Utara sementara belajar dan berdiskusi budidaya porang di rumah Paidi, Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (25/10/2019). KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBELAJAR--Stefhan Adati warga Kotamabagu, Propinsi Sulawesi Utara sementara belajar dan berdiskusi budidaya porang di rumah Paidi, Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (25/10/2019).

MADIUN, KOMPAS.com — Sejak cerita Paidi, mantan pemulung yang jadi miliader ramai dibicarakan, suasana Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, tak pernah sepi tamu dari luar daerah.

Saban hari, berbagai tamu dengan latar belakang profesi berbeda-beda berbondong-bondong mendatangi desa yang berada 22 kilometer dari Kota Madiun itu.

Paidi, seorang pemulung asal Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang sukses bertanam porang banyak menginspirasi para petani di seluruh Indonesia.

Baca juga: Cerita Paidi, Mantan Pemulung Beromzet Miliaran Setelah Sukses Tanam Porang

Buku tamu yang disediakan di rumahnya penuh dengan tulisan nama dan asal-usul warga yang ingin berguru bertanam porang kepada Paidi.

"Sejak cerita saya viral, banyak yang berdatangan ke sini. Ada dari Sumatera, Lampung, Medan, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, hingga NTT. Tak ketinggalan banyak yang datang dari kabupaten di wilayah pulau Jawa," ujar Paidi yang ditemui Kompas.com, Jumat (25/10/2019) siang. 

Kerepotan banyak aktivitas, Paidi didampingi beberapa karyawan menemui tamu-tamunya yang datang dari sejumlah daerah di Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebanyakan tamu yang datang lantaran penasaran dengan cerita kesuksesannya bertanam porang hingga menjadikannya seorang miliader.

Selain itu, tamu yang datang juga bertanya bagaimana cara bertanam hingga prospek ke depan.

Ketenaran seorang Paidi tak hanya terangkat setelah viral di dunia maya. Paidi makin banyak dikenal orang setelah ia diundang menjadi narasumber dalam talkshow Kick Andy dan acara Hitam Putih milik Dedy Corbuzier. 

Setelah tampil di acara talkshow dua stasiun televisi swasta itu, Paidi tak pernah sepi tanggapan dan kebanjiran pesan di nomor WhatsApp yang tertera dalam akun YouTube. 

Sehari warga yang mengirim pesan di nomor WhatssApp tembus 10.000 setiap hari. Sementara dalam satu hari orang yang meneleponnya mencapai ratusan orang. 

Kewalahan menjawab ribuan pertanyaan yang dilontarkan warga lewat WhatssApp, ia merekrut satu warga di kampung halaman.

Satu karyawan ditugasi khusus menjawab pertanyaan dari orang yang mengirim pesan via WhatssApp. 

Tak puas dengan jawaban WhatsApp, banyak kelompok tani hingga pemerintah daerah yang memintanya menjadi pembicara dan motivator para petani di sejumlah daerah di Indonesia. 

Terakahir, ia diundang khusus Bupati Karanganyar, Jawa Tengah, Juliatmono menjadi pembicara di depan kelompok tani.  

Baca juga: 6 Fakta Mantan Pemulung Sukses Bisnis Porang, Omzet Miliaran Rupiah hingga Cita-cita Umrah Satu Desa

Paidi pun bercerita bagaiamana ia jatuh bangun merintis usaha hingga akhirnya sukses bertanam porang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X