Ketika Ojek Terminal Tirtanadi Solo Ramai-ramai Beralih ke Ojek Online

Kompas.com - 28/10/2019, 12:07 WIB
Koordinator Terminal Tipe A Tirtanadi Solo, Joko Sutriyanto meluncurkan layanan ojek online pangkalan di Terminal Tipe A Tirtanadi Solo, Jawa Tengah, Senin (28/10/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKoordinator Terminal Tipe A Tirtanadi Solo, Joko Sutriyanto meluncurkan layanan ojek online pangkalan di Terminal Tipe A Tirtanadi Solo, Jawa Tengah, Senin (28/10/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Pengelola Terminal Tipe A Tirtanadi Solo, Jawa Tengah, meluncurkan layanan ojek online (ojol) pangkalan bagi masyarakat bersamaan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91.

Peluncuran ojol pangkalan tersebut sebagai salah satu bentuk peningkatan pelayanan terhadap penumpang di terminal.

Koordinator Terminal Tipe A Tirtanadi Solo, Joko Sutriyanto mengatakan, selama ini penumpang lebih memilih ojek online dari padaojek pangkalan yang ada di terminal.

Baca juga: Upaya Menyelamatkan Bocah 3,5 Tahun yang Dianiaya Ayah Tiri, Gunakan Ojek Online hingga Terobos Perlintasan KA

Sehingga dengan risiko keamanan demi mendapatkan layanan ojek online tersebut, mereka harus keluar dari terminal.

"Makanya kita kerjasamakan aplikasi dengan ojek pangkalan yang ada di terminal. Penumpang tidak perlu harus keluar terminal untuk mendapatkan jasa ojek online," katanya di Solo, Jawa Tengah, Senin (28/10/2019).

Transportasi berbasis daring tersebut, katanya, merupakan ojek pangkalan (opang) yang sudah puluhan tahun beroperasi di terminal. Seiring perkembangan, mereka beralih ke aplikasi online.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan fasilitas berupa kemudahan bagi para ojek pangkalan untuk beralih ke ojek online.

"Harapan kita dengan beralih dari ojek pangkalan ke berbasis daring penghasilan mereka meningkat," terang Joko.

Ada sekitar 100 ojek pangkalan yang menggantungkan hidupnya di terminal dan semuanya dengan kesadaran beralih menggunakan aplikasi berbasis online.

Joko mengungkap Terminal Tirtanadi setiap harinya melayani sekitar 22.000 penumpang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X