Momentum Sumpah Pemuda, Polres Cianjur Luncurkan Kang Bhabin

Kompas.com - 28/10/2019, 11:24 WIB
Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto bersama para kaum milenial saat menggelar Festival Milenial Peringatan Sumpah Pemuda ke-91 2019 di Lapang Prawatasari, Joglo, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/10/2019). IstimewaKapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto bersama para kaum milenial saat menggelar Festival Milenial Peringatan Sumpah Pemuda ke-91 2019 di Lapang Prawatasari, Joglo, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/10/2019).

  CIANJUR, KOMPAS.com - Peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) diharapkan bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan polisi kepada masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas untuk menciptakan situasi yang aman, damai, kondusif dan sejuk.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menegaskan hal tersebut saat meluncurkan program Kang Bhabin di Lapangan Prawatasari, Joglo, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/10/2019).

Baca juga: Tonjolkan Keberagaman, PNS Gresik Upacara Sumpah Pemuda dengan Pakaian Adat

"Kang Bhabin ini merupakan terobosan dan inovasi Polres Cianjur dalam upaya mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas," kata Juang kepada wartawan di sela acara, Minggu.

Tujuan diluncurkannya Kang Bhabin ini semata-mata untuk semakin menegaskan peran dan fungsi Bhabinkamtibmas di tingkat desa dan kelurahan.

"Selain tetap melaksanakan tugas utamanya, Kang Bhabin ini akan melakukan pembinaan terhadap pocil (polisi cilik) desa sebagai bagian dari upaya menanamkan budaya kamtibselcarlantas sejak dini," kata Juang.

Selain itu, Kang Bhabin juga akan menjadi yang terdepan dalam mengkampanyekan safety riding atau keselamatan dalam berkendara.

“Bertugas hingga menjangkau ke pelosok desa terpencil, demi menanamkan etika berlalu lintas guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dalam upaya menekan angka kecelakaan,” tuturnya.

Juang berharap, kehadiran Kang Bhabin di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan dampak positif terhadap kemahiran berkendara, termasuk dalam menanamkan etika berlalu lintas sedari dini.

"Selama ini banyak pemohon SIM yang gagal tes. Maka dari itu, kang Bhabin ini nanti akan melatih dulu atau melakukan simulasi ujian SIM dengan alat seadanya di masing-masing tempat," ujarnya.

Di kesempatan itu, Juang menyematkan ikat kepala sebagai simbolis ikonik Kang Bhabin kepada tiga orang Bhabinkamtimbas berprestasi, yakni Aiptu Yayan (Bhabinkamtibmas Desa Ciloto, Pacet), Bripka Jaya (Bhabinkamtibmas Desa Sukajadi, Cibinong) dan Bripta Ugun Wahyudin (Bhabinkamtibmas Desa Ciherang, Karangtengah).

Figur Kang Bhabin ini sendiri mengusung spirit kemakmuran, kesejahteraan, nasionalisme serta persatuan dan kesatuan.

Nilai-nilai itu direpresentasikan dalam simbol, logo, seragam dan ikat kepala motif batik bercorak merah-putih yang akan selalu dikenakan saat menjalankan tugasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Regional
Harga Cabai di Tegal Meroket

Harga Cabai di Tegal Meroket

Regional
Ketahuan Edarkan Uang Palsu, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Warga

Ketahuan Edarkan Uang Palsu, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X