Cerita di Balik Santri yang Pernah Sebut Prabowo Menteri Jokowi, Ingin Dapat Sepeda agar Ayahnya Bekerja

Kompas.com - 28/10/2019, 07:37 WIB
Siapa sangka ucapan Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan. Tiga tahun lalu Fikri menyebut Prabowo Subianto merupakan menteri Jokowi. Ucapan tersebut kini jadi kenyataan. Tangkapan Layar Video TribunjatengSiapa sangka ucapan Muhammad Askal Fikri (20), pemuda asal Kuripan Lor Gang 23, Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, jadi kenyataan. Tiga tahun lalu Fikri menyebut Prabowo Subianto merupakan menteri Jokowi. Ucapan tersebut kini jadi kenyataan.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Muhammad Askal Fikri (20), santri yang tiga tahun lalu menyebut Prabowo Subianto adalah salah satu menteri Jokowi, mengaku jarang menonton televisi saat tinggal di pondok pesantren.

Padahal, kala itu Prabowo adalah rival Jokowi saat Pilpres 2014 dan tidak masuk dalam menteri kabinet Jokowi.

"Enggak tahu menteri apa, nonton tivi jarang, seminggu sekali," ucap Fikri dilansir dari Tribunjateng, Jumat (25/10/2019).

Baca juga: Cara Fikri, Santri yang Sebut Prabowo Menteri Tarik Perhatian Jokowi: Bergoyang Demi Sepeda untuk Ayah

Santri Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, itu mengaku gugup saat diminta Jokowi menyebutkan tiga nama menteri.

"Saya jawab Megawati, Ahok, Prabowo, sebelum saya naik tidak ada pikiran (nama menteri). Udah naik jawab spontan saja gitu," ujar pemuda asal Kecamatan Pekalongan Selatan itu.

Fikri mengaku masih ingat saat turun dari panggung, ia diejek oleh teman-temannya. Namun, hal tersebut tidak ia pedulikan karena yang terpenting dia berani maju.

"Turun-turun itu diejek-ejek teman. Jawabnya salah, dapat sepeda malah ketawa. Ya enggak apa-apa. Kalau ditunjuk, berani maju. Salah enggak apa-apa," ujar Fikri.

Baca juga: Cerita Fikri, Santri yang Pernah Sebut Prabowo Menteri Jokowi: Tak Sangka Jadi Kenyataan

 

Sepeda untuk ayah

Foto ilustrasi sepeda dan kegiatan bersepeda. Lokasi di Kayuh Clubhouse, Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kompas.com/Josephus Primus Foto ilustrasi sepeda dan kegiatan bersepeda. Lokasi di Kayuh Clubhouse, Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Fikri mengatakan sengaja mengincar sepeda Jokowi untuk diberikan kepada ayahnya.

Fikri ingin dengan sepeda itu, ayahnya bisa bekerja.

"Saya mau banget sepeda itu, enggak perlu bagus-bagus. Sepedanya saya tunjuk itu. Saya niat buat ayah saya bekerja, saya niatnya begitu. Bapak saya jarang kerja, yang biayai (pesantren) itu mbah saya," ujar Fikri.

Untuk menarik perhatian agar ditunjuk maju ke atas panggung, Fikri mengacungkan tangan sambil bergoyang.

Menurutnya, saat itu ada ratusan santri yang berlomba menjawab pertanyaan Jokowi untuk mendapatkan sepeda.

Baca juga: Genjot Pariwisata, Pemkab Banyuwangi Gelar Sport Tourism Sepeda

"Waktu itu saya sengaja menarik perhatian Presiden. Jika santri lain hanya mengacungkan jari, saya sambil bergoyang agar Jokowi memanggil saya," ujar Fikri melansir Tribunjateng.com, Jumat (25/10/2019) siang.

Meski menjawab keliru, Jokowi tetap menghadiahi Fikri sepeda.

"'Ya, ambil sepedanya'. Saya refleks (angkat kedua tangan). Saya betul-betul seperti melayang, rasanya seperti mimpi dapat sepeda, gembira," ujar Fikri.

Baca juga: Di Gorontalo Utara, Pejabat-ASN Diminta Naik Sepeda dari Kantor ke Kantor

Ganjar: Ramalan santri jadi kenyataan

Gubernur Ganjar Pranowo hadir di acara Jateng Bersholawat di Rembang, Senin (21/10/2019) malam.HUMAS PEMPROV JATENG Gubernur Ganjar Pranowo hadir di acara Jateng Bersholawat di Rembang, Senin (21/10/2019) malam.
Semenetara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowi menyebut, ramalan seorang santri dari Ponpes Tegalrejo, Magelang, menjadi kenyataan.

Salah satu buktinya, ramalan tersebut menyebutkan Prabowo Subianto akan menjadi salah satu menteri kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat mengikuti acara Jateng Bersalawat di Lapangan Gandirejo, Kabupaten Rembang, Senin (21/10/2019) malam.

Baca juga: Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

"Yang paling legend dari santri adalah doanya yang kadang berbau ramalan," kata Ganjar.

Ia menceritakan seorang santri yag tiba-tiba viral saat menjawab tantangan Jokowi untuk menyebutkan tiga nama menteri saat peringatan Isra Mi'raj pada 2016.

Saat itu santri menjawab dengan yakin menyebut Megawati Soekarnoputri, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dan Prabowo Subianto sebagai menteri.

"Lha kok sesuai, tadi Pak Prabowo datang ke Istana mengatakan siap membantu Pak Jokowi sebagai salah satu menterinya," ujar Ganjar.

Baca juga: Maruf Amin: Santri Benteng Pertahanan Negara dari Radikalisme dan Terorisme

Ganjar mengatakan kedatangan Prabowo Subianto menemui Jokowi merupakan bentuk harmonisasi dan persatuan Indonesia.

"Hampir-hampir tidak ada yang berceletuk maupun berteriak yang tidak sesuai. Semuanya gembira," kata Ganjar.

SUMBER: KOMPAS.com (David Oliver Purba, Riska Farasonalia)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Regional
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X