Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Kompas.com - 22/10/2019, 11:15 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo hadir di acara Jateng Bersholawat di Rembang, Senin (21/10/2019) malam. HUMAS PEMPROV JATENGGubernur Ganjar Pranowo hadir di acara Jateng Bersholawat di Rembang, Senin (21/10/2019) malam.

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, ramalan seorang santri dari Ponpes Tegalrejo, Magelang, menjadi kenyataan.

Salah satu buktinya, ramalan tersebut menyebutkan Prabowo Subianto akan menjadi salah satu menteri Kabinet Kerja Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Di hadapan ribuan santri yang mengikuti acara Jateng Bersalawat di lapangan Gandirejo Sedan, Kabupaten Rembang, Senin (21/10/2019) malam, Ganjar mengatakan selama ini santri dikenal dengan beragam doa-doanya yang terkadang berbau ramalan.

"Yang paling legend dari santri adalah doanya yang kadang berbau ramalan," kata Ganjar.

Baca juga: Respons PDI-P atas Bergabungnya Prabowo ke Kabinet Jokowi-Maruf

Saat peringatan Isra Mi'raj tahun 2016, tepatnya di Ponpes Tegalrejo, Magelang, Ganjar menceritakan, seorang santri tiba-tiba viral saat menjawab tantangan Presiden Jokowi untuk menyebut tiga nama menteri.

Santri asal Pekalongan itu dengan yakin menyebut Megawati Soekarnoputri, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dan Prabowo Subianto sebagai menteri.

"Lha kok sesuai, tadi Pak Prabowo datang ke Istana mengatakan siap membantu Pak Jokowi sebagai salah satu menterinya," ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan kedatangan Prabowo Subianto menemui Jokowi merupakan bentuk harmonisasi dan persatuan Indonesia.

Harmonisasi tersebut semakin bisa dirasakan masyarakat, terlebih saat prosesi pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin, Minggu (20/10).

"Hampir-hampir tidak ada yang berceletuk maupun berteriak yang tidak sesuai. Semuanya gembira," kata dia.

Hal tersebut semakin lengkap dengan suasana yang sepenuhnya baru. Menurut Ganjar itu pertanda positif bagi jalannya roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Jokowi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Garut Menuju Zona Kuning

Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Garut Menuju Zona Kuning

Regional
Pria Bakar 3 Mobil Tetangga di Tempat Parkir, Mengaku Sakit Hati ke Para Pemiliknya

Pria Bakar 3 Mobil Tetangga di Tempat Parkir, Mengaku Sakit Hati ke Para Pemiliknya

Regional
4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

Regional
Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Regional
Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Regional
DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

Regional
Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X