2 Mata Air Abadi di Gunung Sirnalanggeng Karawang Terancam Pertambangan

Kompas.com - 24/10/2019, 11:51 WIB
Relawan tengah memadamkan titik api di Gunung Sirnalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang dengan tanah, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHAN Relawan tengah memadamkan titik api di Gunung Sirnalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang dengan tanah, Rabu (23/10/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Bara Rimba menemukan dua titik mata air di Gunung Sirnalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang.

Bara Rimba, siswa peduli lingkungan dari SMK N 1 Rengasdengklok, menemukan mata air itu saat ikut serta pemadam potensi api di gunung yang ditambang PT Atlasindo Utama itu.

"Di dekat wilayah pertambangan PT Atlasindo Utama, kami menemukan dua titik mata air yang digunakan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan air bersih," kata Nuraidah, kepala Kesatuan Bara Rimba melalui pesan singkat, Kamis (24/10/2019).

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 50 Hektare Lahan di Dua Gunung di Karawang Selatan


Nuraidah menyebutkan, dua titik mata air tersebut diketahui termasuk mata air permanen, yang artinya sepanjang tahun tetap mengalir meski masuk musim kemarau. Atau bisa disebut pula mata air abadi.

"Mata air tetap mengalir walau pada saat musim kemarau panjang seperti saat ini," katanya.

Gunung Sirnalanggeng merupakan salah satu gunung di Karawang selatan yang terbakar sejak Senin (21/10/2019).

Meski kebakaran di gunung itu sudah padam namun daerah itu tetap dalam pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Karawang.

Separuh Sirnalanggeng sudah habis ditambang PT Atlasindo Utama. Bahkan, meski izin lingkungannya sempat dibekukan pemerintah pada 22 Oktober 2018, perusahaan itu berencana menambang kembali separuh Gunung Sirnalanggeng yang masih tersisa.

Baca juga: Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Sidang Upaya Pengelolaan Lingkungan-Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) PT Atlasindo Utama bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang dilakukan pada Rabu (16/10/2019) lalu sempat diwarnai penolakan sejumlah aktivis lingkungan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Regional
Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Regional
Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Regional
Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Regional
Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Regional
Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Regional
Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Regional
Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Regional
Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Regional
Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Regional
Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Regional
Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Regional
Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Olahraga Pagi di Pantai Kuta Mandalika

Wapres Ma'ruf Amin Olahraga Pagi di Pantai Kuta Mandalika

Regional
Kronologi Siswa MTs Ditampar dan Dipukul Guru Olahraga karena Belum Cukur Rambut

Kronologi Siswa MTs Ditampar dan Dipukul Guru Olahraga karena Belum Cukur Rambut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X