Kompas.com - 24/10/2019, 08:12 WIB
Siswa SMK N 1 Pundong, Bantul, Memasang Alat diteksi Longsor di Dusun Blali, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong. Rabu (23/10/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOSiswa SMK N 1 Pundong, Bantul, Memasang Alat diteksi Longsor di Dusun Blali, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong. Rabu (23/10/2019)

Kemudian yang di dalam kotak itu berisi potensiometer, rangkaian untuk sirene, ampli 80 watt dan timer untuk membatasi suara saat terjadi rekahan tanah.

"Pembuatan sirene longsor lanjutan dari pembuatan alat pendeteksi banjir yang saat ini terpasang di Desa Selopamioro, (Imogiri, Bantul)," katanya. 

Dijelaskannya, sistem kerja alat iini masih manual. Yakni kawat nikelin yang tertanam di tiga titik, menghubungkan ke potensiometer, dan jika terjadi pergerakan tanah 25 cm akan menarik kawat niklin dan gulungan potensiometer. Lalu alarm akan berbunyi.

Volume bunyi alarm juga berbeda. Rekahan 20-25 cm alarm pertama akan berbunyi selama 8 menit. Jika rekahan bergeser 40-50 cm alarm akan berbunyi lebih keras selama 8 menit lagi.

"Kalau ada rekahan lagi 50 cm sirene akan bunyi lebih nyaring, dan diharap warga meninggalkan lokasi," ujarnya. 

Untuk anggaran pembuatan alat deteksi longsor diperkirakan Rp 8 juta sampai Rp 10 juta.

"Saat ini baru satu lokasi yakni di Dusun Blali," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala SMK I Pundong, Sutopo mengatakan, sebelum memasang sirene longsor di Dusun Blibis, siswa juga telah memasang alat pendeteksi dini bahaya banjir yang ditempatkan di daerah Selopamioro.

"Inovasi dari para siswa yang kedua yang telah disumbangkan kepada masyarakat," katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto menyatakan mendukung dan mengapresiasi karya siswa SMKN 1 Pundong.

Sebab, beberapa wilayah di Bantul merupakan kawasan longsor dan memerlukan alat deteksi dini.

Di Bantul sendiri, masih ada sekitar 100-an titik yang memerlukan pemasangan alat deteksi dini. Namun demikian, pihaknya masih akan melihat sejauhmana alat tersebut berfungsi.

"Harapan ke depannya semoga bisa terus dikembangkan, nanti akan kita terus dorong, dan kita kami siap kerja sama untuk mengembangkan alat seperti ini," katanya.

Baca juga: Dua Siswa SMK Ciptakan Inovasi Biji Durian Jadi Kreasi Coklat

Dia berharap inovasi dan kreativitas terus dikembangkan, dan bisa memberikan informasi kepada masyarakat jika ada tanah longsor.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X