36 Hektare Lahan Perhutani di Gunung Tampomas Sumedang Terbakar

Kompas.com - 22/10/2019, 20:33 WIB
Lahan Perhutani di Gunung Tampomas, Sumedang, Jawa Barat terbakar, Selasa (20/10/2019) malam. DOK BPBD Sumedang KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHLahan Perhutani di Gunung Tampomas, Sumedang, Jawa Barat terbakar, Selasa (20/10/2019) malam. DOK BPBD Sumedang

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sedikitnya 36 hektare lahan milik Perhutani KPH Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terbakar.

Api mulai terlihat sejak Senin (21/10/2019) malam dan hingga Selasa (22/10/2019) malam, masih sulit untuk dipadamkan.

Adapun lahan yang terbakar didominasi pohon pinus milik Perhutani KPH Kabupaten Sumedang.

Baca juga: BNPB: Luas Lahan Terbakar Capai Sekitar 857.000 Hektar

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi mengatakan, lahan Perhutani yang terbakar berada di wilayah Blok Ciwaluran, Desa Padasari Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

Yedi menuturkan, unsur gabungan sebenarnya telah berupaya memadamkan api sejak Selasa pagi.

Namun, kata Yedi, upaya pemadaman belum membuahkan hasil hingga Selasa sore pukul 17.00 WIB.

"Karena alasan keamanan, tadi sore upaya pemadaman dihentikan sementara," ujar Yedi, kepada Kompas.com, di Sumedang, Selasa malam.

Yedi menyebutkan, selain BPBD Sumedang, aparat gabungan dari unsur TNI/Polri, Perhutani KPH Sumedang, relawan, dan warga, juga telah berupaya memadamkan si jago merah.

Jalur terjal menyulitkan petugas pemadam kebakaran menuju lokasi. Sehingga, upaya yang dilakukan untuk menanggulangi bencana kebakaran di Gunung Tampomas ini yaitu dengan cara manual.

"Karena terjalnya medan, proses penanggulangan kebakaran yang dilakukan hari ini melalui cara pemadaman langsung secara manual dan melakukan upaya penyekatan api sekitar lokasi kebakaran," tutur dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X