Polda Lampung: Waspada Aksi Terorisme di Media Sosial

Kompas.com - 16/10/2019, 16:26 WIB
Tim Gegana Brimob Polda Lampung meletakkan sejumlah bahan yang diduga material pembuat bom di sebuah meja di depan rumah nenek dari terduga R di Way Halim, Selasa (15/10/2019) petang. Penggeledahan ini dilakukan karena Tim Densus 88 menemukan material bahan pembuat bom saat menangkap R di Telukbetung pada Senin (14/10/2019) kemarin. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATim Gegana Brimob Polda Lampung meletakkan sejumlah bahan yang diduga material pembuat bom di sebuah meja di depan rumah nenek dari terduga R di Way Halim, Selasa (15/10/2019) petang. Penggeledahan ini dilakukan karena Tim Densus 88 menemukan material bahan pembuat bom saat menangkap R di Telukbetung pada Senin (14/10/2019) kemarin.

LAMPUNG, KOMPAS.comPolda Lampung mewanti-wanti agar masyarakat bisa mengenali skema aksi terorisme di media sosial. Aksi itu berkembang secara masif di dunia maya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (Pandra) mengatakan, aksi terorisme tidak hanya terjadi secara kasat mata saja, tetapi juga mulai masif di media sosial.

“Mereka melakukan amaliah dan thogut, di media sosial, dunia maya,” kata Pandra, Rabu (16/10/2019).

Pandra menyebutkan, setidaknya ada lima skema yang diketahui sebagai ciri aksi terorisme di media sosial, yaitu mengatakan kejadian terorisme adalah settingan atau rekayasa. Kemudian, mengalihkan fokus informasi korban dengan hal yang lain yang tidak berhubungan.

“Tujuannya agar masyarakat lupa dengan kekejaman teroris,” kata Pandra.

Baca juga: Fakta Baru Penangkapan Terduga Teroris di Lampung, Ditemukan Bahan Pembuat Bom hingga Keluarga Tidak Tahu

Pandra menambahkan, skema yang lain yakni menggunakan kalimat melecehkan keadaan korban, lalu menyalahkan aparat hukum jika ada tindakan dan mencaci pemerintah dengan istilah yang menggambarkan permusuhan.

Terkait serangkaian penggeledahan dan penangkapan lima terduga teroris di Bandar Lampung dari Minggu hingga Selasa (13-15 Oktober 2019) kemarin, Pandra mengatakan, itu adalah upaya Polri mencegah jangan sampai terjadi aksi terorisme.

“Apalagi melihat ada beberapa agenda besar kenegaraan dekat-dekat ini, pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih,” kata Pandra.

Diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror telah menangkap setidaknya lima orang terduga teroris di Bandar Lampung sejak pada Minggu (13/10/2019) dan Senin (14/10/2019).

Kelimanya yakni, NAS yang menyerahkan diri pada Minggu. Kemudian empat terduga berinisial R, AH, Y, dan T.

Para terduga teroris ini ditangkap karena diduga terlibat jaringan SA yang menusuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Kamis (10/10/2019) lalu.

Baca juga: 2 Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama pada Pagi Hari

Tim Densus 88 Antiteror juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga material pembuat bom berupa bubuk sulfur seberat 1,5 kg, bubuk warna putih seberat 2 kg, bubuk mercon, lima ponsel yang sudah dimodifikasi, dan lampu LED detonator dari rumah nenek terduga R di Bandar Lampung.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan Demi Mengajar

Kisah Guru Honorer di Samarinda, 11 Tahun Jalan Kaki Susuri Hutan Demi Mengajar

Regional
Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Dimaafkan Satgas Covid-19, Penahanan Warganet yang Ancam Polisi dan Dokter Ditangguhkan

Regional
Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Debat Pilkada Mataram, Jaga Jarak Diabaikan, Para Pendukung Tak Pakai Masker dengan Benar

Regional
Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Setelah Lobi Sipir 1 Jam, Polisi Akhirnya Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Libur Panjang, 113.283 Kendaraan dari Jakarta Masuk ke Puncak Bogor

Regional
Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Alasan Hari Libur, Polisi Dihalangi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu di Lapas Pekanbaru

Regional
Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Malu karena Hamil di Luar Nikah, Seorang Siswi SMA Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Depan Panti Asuhan

Regional
Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Regional
Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Regional
Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Regional
Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Regional
Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Regional
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Regional
Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X