Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Kompas.com - 14/10/2019, 12:30 WIB
Jenazah bayi yang diperkirakan berusia empat hari dibuang di pinggir jalan di Magetan. Polisi masih menyelidiki motif pelaku membuang bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut, Senin (14/10/2019). KOMPAS.COM/RATNOJenazah bayi yang diperkirakan berusia empat hari dibuang di pinggir jalan di Magetan. Polisi masih menyelidiki motif pelaku membuang bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut, Senin (14/10/2019).

MAGETAN, KOMPAS.com - Warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur, digegerkan dengan temuan mayat bayi di dalam sebuah kotak kardus, Senin (14/10/2019).

Kasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, jasad bayi laki-laki ini ditemukan pukul 06.00 WIB.

"Ditemukan warga jam 6 pagi dibuang di pinggir Jalan Raya Madiun-Kawedanan. Jenis kelamin laki-laki dalam keadaan meninggal," ujar Sukatni di lokasi, Senin.

Baca juga: Terlahir Tanpa Bola Mata, Bayi Ini Cari Orangtua Angkat yang Mau Merawatnya

Dari hasil pemeriksaan sementara, jasad bayi dalam kardus diperkirakan baru berusia tiga sampai empat hari.

Tali pusat bayi yang dibungkus dengan kain warna kuning bergambar buah cerry juga belum dipotong.

"Tali pusat ya belum dipotong, ditemukan masih panjang," ujar Sukatni.

Pihak kepolisian belum bisa memastikan apa yang menyebabkan bayi ini meninggal.

Jasad bayi berada di RSUD Dr Sayidiman Magetan untuk diotopsi.

"Kita masih menyelidiki kenapa bayi ini dibuang dan siapa pelakunya," ucap Sukatni.

Baca juga: 17 Bayi Lahir di Lokasi Pengungsian Desa Tulehu, Dua Meninggal Dunia

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa di Pangandaran, Warga Justru Terasa Saat Gempa di Jepara

Gempa di Pangandaran, Warga Justru Terasa Saat Gempa di Jepara

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Salatiga Data Penjual Hewan Kurban dari Luar Kota

Cegah Covid-19, Pemkot Salatiga Data Penjual Hewan Kurban dari Luar Kota

Regional
Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Bengkulu, Terasa hingga Lampung

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Bengkulu, Terasa hingga Lampung

Regional
Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Regional
Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Regional
11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Regional
Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Regional
Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Regional
Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Regional
Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Regional
Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Regional
Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Regional
Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X