Dua Bongkah Batu Raksasa Terguling, Tutup Akses Jalan Antardesa

Kompas.com - 11/10/2019, 22:45 WIB
Dua buah bongkahan batu besar terguling bersama material longsor di Dusun Hanie, Desa Tial., Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat sore (11/10/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYDua buah bongkahan batu besar terguling bersama material longsor di Dusun Hanie, Desa Tial., Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat sore (11/10/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Dua bongkah batu raksasa terguling bersama material longsor dari sebuah tebing di Dusun Hanie, Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (11/10/2019) sore.

Tidak ada korban jiwa dan luka maupun kerusakan pada rumah warga. 

Namun kejadian itu membuat akses antardesa di wilayah itu tertutup material longsor berupa tanah dan pepohonan serta dua bongkah batu raksasa tersebut.

Salah satu anggota Polsek Salahutu, Bripka La Syarif yang juga warga dusun setempat mengaku sebelum kejadian itu terjadi, ia dan warga sempat sempat mendengar bunyi gemuruh yang sangat kuat dari kawasan tebing tersebut.

“Bunyinya sangat kuat sekali, saat itu kita langsung pergi cek ke lokasi dan ternyata terhadi longsor dan batu besar telah menutup badan jalan,” kata La Syarif saat dikonfirmasi dari Ambon, Jumat malam.

Baca juga: Tergerus Longsor, Akses Jalan Penghubung 2 Kampung di Bogor Tak Dapat Dilalui

Longsor diduga akibat gempa susulan

Dia menyebut, longsoran itu terjadi diduga karena gempa susulan yang terus dirasakan getarannya di wilayah tersebut.

Sebab sebelum terjadi longsor wilayah itu terus merasakan adanya getaran gempa.

“Kemungkinan itu karena gempa susulan yang terus terjadi,” katanya.

Terkait kejadian itu, Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua yang dikonfirmasi Kompas.com mengakui jika longsor yang terjadi bersamaan dengan tergulingnya dua bongkah batu raksasa telah memutus akses jalan antardesa di wilayah tersebut.

“Tapi tidak ada korban jiwa mapun rumah warga di sekitar situ yang rusak,” katanya.

Baca juga: Gempa Susulan di Ambon Terus Terjadi, Warga Gelar Doa Bersama

Dua buah bongkahan batu besar terguling bersama material longsor di Dusun Hanie, Desa Tial., Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat sore (11/10/2019)KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY Dua buah bongkahan batu besar terguling bersama material longsor di Dusun Hanie, Desa Tial., Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat sore (11/10/2019)
Dia pun mengimbau warga sekitar agar lebih waspada lagi mengingat gempa susulan yang masih terus terjadi dapat berpotensi mengakibatkan longsor.

Selain itu untuk keselamatan warganya, dia meminta agar warga yang tinggal di lereng-lereng gunung agar sebaiknya mencari tempat aman saat hujan dan gempa susulan terjadi.

“Kepada warga yang tinggal di bawah lereng-lereng gunung saya minta, sekali lagi saya minta dapat menghindari tempat-tempat itu untuk sementara waktu dan carilah tempat yang lebih aman,”pintanya.

Selain di Desa Tial, longsor saat gempa susulan pada Kamis kemarin juga terjadi di Desa Morela Kecmaatan Leihitu. 

Baca juga: Hingga Jumat Malam, Gempa Susulan di Ambon Sudah 1.387 Kali, Ini Penjelasan BMKG



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pria di Prabumulih yang Bunuh Ibu Kandungnya

Pengakuan Pria di Prabumulih yang Bunuh Ibu Kandungnya

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelajar Terduga Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba

Polisi Tangkap 4 Pelajar Terduga Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba

Regional
Ada 2 Status Kepala Dinas, Kantor PU Disegel oleh DPRD Jember, Ini Penjelasannya

Ada 2 Status Kepala Dinas, Kantor PU Disegel oleh DPRD Jember, Ini Penjelasannya

Regional
Provinsi Jabar Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

Provinsi Jabar Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Kata Pejabat di Banyumas Usai Vaksinasi Covid-19, dari Lapar hingga Ngantuk Berat

Kata Pejabat di Banyumas Usai Vaksinasi Covid-19, dari Lapar hingga Ngantuk Berat

Regional
Seorang Wanita di Sumedang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Seorang Wanita di Sumedang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Regional
Cek Tol Demak, Ganjar: Desainnya untuk Kendalikan Banjir dan Kelola Air

Cek Tol Demak, Ganjar: Desainnya untuk Kendalikan Banjir dan Kelola Air

Regional
5.400 Vaksin Covid-19 Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

5.400 Vaksin Covid-19 Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

Regional
Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Regional
Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Regional
Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Regional
Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Regional
Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Regional
Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X