Terdakwa Pembunuh dan Pembakar Pria Berkaos "Polisi" Dituntut Hukuman Mati

Kompas.com - 10/10/2019, 17:09 WIB
Suasana menjelang sidang kasus pembunuhan yang menyeret dua terdakwa pembunuh dan pembakar mayat di Pengadilan Negeri Mojokerto, Kamis (10/10/2019) KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍSuasana menjelang sidang kasus pembunuhan yang menyeret dua terdakwa pembunuh dan pembakar mayat di Pengadilan Negeri Mojokerto, Kamis (10/10/2019)

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Dua terdakwa kasus pembunuhan seorang pria yang jenazahnya ditemukan dalam kondisi terbakar di ladang kayu putih di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Minggu (12/5/2019) silam, dituntut hukuman mati.

Kedua terdakwa yang dituntut hukuman mati tersebut adalah Priyono (38), warga Desa Kejagan, Trowulan, Mojokerto, serta Dantok Narianto (36), warga Desa Tambakagung, Puri, Mojokerto.

Adapun korbannya, yakni Eko Yuswanto (32), pengusaha rongsokan asal Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Baca juga: Reka Ulang Kasus Pembunuhan, Pria Berkaos Polisi Ini Dibunuh Secara Sadis

Dalam kasus ini, kedua terdakwa membakar mayat korban setelah menghabisi nyawanya.

Korban ditemukan warga dalam kondisi terbakar di ladang kayu putih di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Tuntutan hukuman mati terhadap kedua terdakwa, terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, Kamis (10/10/2019).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam penjelasannya saat membacakan berkas tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto menilai kedua terdakwa bersalah.

Perbuatan keduanya juga memenuhi unsur sebagai perbuatan disengaja serta direncanakan.

JPU menyebut, selain melakukan pembunuhan berencana, Priyono dan Dantok juga berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membakar tubuh korban.

"Ketiga, menjatuhkan pidana terhadap tedakwa satu Priyono alias Yoyok dan terdakwa dua Dantok alias Gundul dengan pidana hukuman mati," demikian kutipan berkas tuntutan yang dibacakan oleh JPU Kejari Mojokerto, Agus Hariono.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X