Kisah Perjuangan Disabilitas Perajin Batik, Buta Warna hingga Ditolak Pembeli

Kompas.com - 03/10/2019, 12:21 WIB
Di Hari Batik Nasional, sejumlah penyandang disabilitas perajin batik Ciprat Langitan di Magetan, justru bekerja keras hingga lembur untuk memenuhi pesanan.  Karya mereka sebagian telah dikenakan oleh pejabat dalam memperingati Hari Batik Nasional. KOMPAS.com/SUKOCODi Hari Batik Nasional, sejumlah penyandang disabilitas perajin batik Ciprat Langitan di Magetan, justru bekerja keras hingga lembur untuk memenuhi pesanan. Karya mereka sebagian telah dikenakan oleh pejabat dalam memperingati Hari Batik Nasional.

Meski dikelola sejak 2005 lalu, kesalahan dalam pembuatan batik oleh siswa masih saja berlaku.

“Ini baru saja, tidak sengaja warna berbeda, terkena batik di sebelahnya,” kata Jumiati.

Salah motif adalah kejadian lumrah yang terjadi hampir setiap hari.

Bahkan, kesalahan pewarnaan juga kerap terjadi jika Jumiati lengah mengawasi pekerjaan para siswa.

“Harus dikawal terus, karena ada siswa yang buta warna. Jadi disuruh warna hijau, malah diwarna kuning," kata dia.

Kesabaran juga dibutuhkan saat sejumlah pembeli menuntut sebuah kesempurnaan hasil batik dari para siswa penyandang disabilitas.

Denny, salah satu pendamping siswa mengaku batik hasil siswanya memang jauh dari kata sempurna.

“Ya harus sabar kalau ada pembeli yang mencela, ini kurang begini, ini kurang begitu. Mereka tidak menyadari bahwa yang membuat adalah siswa dengan disabilitas,” ujar Denny.

Kesabaran juga harus dihadapi oleh pendamping saat semua pesanan dikembalikan tanpa kejelasan, karena dianggap hasil batiknya tidak sempurna.

Salah satu pesanan dari PDAM Magetan sebanyak 60 lembar batik, bahkan harus diterima kembali, karena dianggap tidak sempurna.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X