KILAS DAERAH

Begini Cara Desa Peninggaran Minimalkan Risiko Kematian Ibu Melahirkan

Kompas.com - 02/10/2019, 11:48 WIB
Proses melahirkan seorang ibu hamil yang ditemani anggota ronda ibu hamil, di Desa Peninggaran Kecamatan Peninggaran Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. DOK. Kepala Desa Peninggaran Proses melahirkan seorang ibu hamil yang ditemani anggota ronda ibu hamil, di Desa Peninggaran Kecamatan Peninggaran Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

“Dalam penanganan ibu hamil, memang ada kegiatan posyandu rutin. Bedanya, dalam program ronda ibu hamil ini, kami mendata kesiapan keluarga," ujar Rusdiono.

Melalui program ronda ibu hamil akan didata apakah keluarga memiiki kartu jaminan yang masih berlaku. Selain itu, untuk ibu hamil yang berisiko, akan dikirim ke dokter spesialis di rumah sakit rujukan untuk pemeriksaan USG.

Rusdiono mengatakan, lokasi rumah sakit sekitar 35 kilometer dari desa sehingga ibu hamil perlu diantar.

Ia menambahkan, penyebutan "ronda" karena kader pelaksana akan siaga 24 jam ketika sudah mendekati waktu kelahiran. Ibu hamil cukup menghubungi kader apabila diperlukan.

"Kalaupun tidak menghubungi, kami yang akan menghubungi untuk memantau kondisinya," ujar Rusdiono.

Baca juga: 7 Kisah Pasien Ditandu Menuju Puskesmas, Disebut Ambulans Desa hingga Selamatkan Ibu Melahirkan

Pihaknya juga menyiagakan "ambulans". Ini bukan ambulans sungguhan, tetapi mobil warga yang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk keperluan ini.

"Jadi ada kesukarelaan dari masyarakat untuk mendukung program ini. Melalui program ini, kegotongroyongan masyarakat jadi meningkat," papar Rusdiono.

Dengan langkah ini tak heran, kalau kemudian Desa Peninggaran baru-baru ini meraih juara I pada kegiatan bulan bakti gotong royong di tingkat Kabupaten Pekalongan.

Program desa

Proses pelaksanaan ronda ibu hamil di Desa Peninggaran terbilang tidak sulit. Setelah diadakan musyawarah desa yang diikuti oleh seluruh masyarakat, terutama kelompok perempuan dan ibu-ibu, diputuskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program prioritas desa.

Menurut Rusdiono, kegiatan sudah mulai dilakukan sejak 2014. Pada 2016, kegiatan ini disusun menjadi lebih baik dan baru pada 2017 pelaksanaannya telah terstruktur lebih baik.

Agar pelaksanaannya tidak terkendala, terutama persoalan pendanaan, diputuskan pula bahwa pendanaan ditanggung sepenuhnya dari dana desa.

Pada 2018, dianggarkan dana sekitar Rp 13 juta dengan realisasi Rp 11 juta. Pada 2019 ini, anggarannya naik menjadi Rp 18 juta. Menurut perkiraan Rusdiono, kemungkinan realisasinya sekitar Rp 15 juta.

Baca juga: Kisah Desa Sebangau Mulya 3 Tahun Cegah Karhutla dengan Dana Desa

Dana digunakan antara lain untuk biaya transportasi, biaya layanan seperti USG, dan honor kader. Kenaikan anggaran pada 2019 itu karena ada layanan yang tak lagi ditanggung BPJS, di antaranya USG.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X