Pelantikan Pimpinan DPRD Salatiga Diwarnai Demo Mahasiswa

Kompas.com - 25/09/2019, 12:10 WIB
Massa aksi menuntut DPR mencabut undang-undang yang tak berpihak pada rakyat KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAMassa aksi menuntut DPR mencabut undang-undang yang tak berpihak pada rakyat


SALATIGA, KOMPAS.com - Gelombang demo mahasiswa terus berlanjut.

Di Salatiga, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi di depan gedung DPRD Salatiga.

Mereka melangsungkan aksi tepat saat pengucapan sumpah pimpinan DPRD Salatiga periode 2019-2024.

Massa aksi yang tak sabar karena anggota DPRD Salatiga tak kunjung menemui, sempat merangsek hingga ke gerbang. Namun, mereka mampu diredam Polwan Polres Salatiga yang berjaga.

Baca juga: Polisi Siapkan Lantunan Asmaul Husna untuk Dinginkan Demo Mahasiswa di Surabaya

Ketua HMI Salatiga Ahmad Najmi mengatakan, massa aksi meminta DPRD Salatiga agar mendorong DPR RI melakukan peninjauan kembali terhadap UU KPK.

"Kami dan seluruh rakyat Indonesia menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia," terangnya, Rabu (25/9/2019).

Selain itu, mereka juga menyoroti adanya pasal-pasal karet dalam RUU KUHP, UU KPK, RUU Kemasyarakatan, RUU Sumber Daya Air, dan RUU Pertanahan.

"Kami juga menolak pengesahan RUU PKS," tegas Najmi.

Baca juga: Demo Mahasiswa di Palembang, Korban Luka Bertambah Jadi 28 Orang

Menurutnya, jika RUU yang mengandung kontroversi tersebut disahkan, maka penyelenggara pemerintahan mengutamakan kepentingan oligarki dan tidak mementingkan kesejahteraan masyarakat.

Najmi mengungkapkan, arah mendukung oligarki tersebut terlihat karena pemerintah tidak tegas, contohnya, terhadap perusahaan yang terindikasi menjadi pelaku pembakaran hutan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X