Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Kompas.com - 22/09/2019, 06:26 WIB
Suasana di Desa Puding Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi yang dilanda kabut asap semakin pekat. AntaranewsSuasana di Desa Puding Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi yang dilanda kabut asap semakin pekat.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sangat pekat membuat suasana siang hari di Desa Puding dan Pulau Mentaro, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi seperti menjelang malam.

Akibatnya kendaraan yang melintas harus di menghidupkan lampu.

Dilansir dari Antara, kabut pekat terparah terjadi di desa yang berada di kawasan lahan PT Bara Eka Prima (BEP) dan PT Pesona Belantara Persada (PBP).

UPDATE: Kompas.com menggalang dana untuk para korban kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Sumbangkan sedikit rezeki Anda untuk membantu mereka yang membutuhkan, terutama untuk pembelian masker dan kebutuhan lainnya yang perlu. Klik di sini untuk donasi.

Baca juga: Viral Langit Merah di Muaro Jambi, Ada Apa?

Pantauan Antara, di lokasi Desa Puding dan Mentaro, Sabtu, karhutla yang terjadi di Desa Puding dan Mentaro, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi tepatnya kawasan areal lahan mengakibatkan kabut asap terparah.

Eko, warga setempat mengatakan suasana siang hari di desa tersebut saat ini sudah tampak seperti jelang malam, akibat kabut asap yang makin pekat.

Ia juga membenarkan kawasan lahan perusahaan di dekat desanya terbakar.

Sumber lainnya mengatakan kondisi angin yang kuat membuat hembusan api semakin membesar dan asap makin pekat.

"Tiupan angin memang kencang disertai suara gemuruh api yang membakar lahan yang berjarak dua kilometer lagi dari permukiman warga setempat," kata Eko.

Baca juga: Langit Merah di Jambi Dikenal dengan Hamburan Rayleigh, Ini Penjelasannya

Asap yang makin pekat juga membuat warga tidak bisa beraktivitas normal. Banyak warga yang memilih berdiam di dalam rumah. Selain itu, warga juga menghidupkan lampu rumah karena suasana gelap seperti malam hari.

Saat ini juga tim satgas karhutla Jambi dibantu pasukan TNI dan Brimob Polda Jambi masih terus berupaya memadamkan api di lahan milik perusahaan dibantu petugas dari perusahaan.

Ada sekitar 100 prajurit TNI dari Yonif 144 Bengkulu juga diturunkan membantu pemadaman api karhutla di Muarojambi yang dibantu personil Brimob Polda Jambi.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X