Ini Fakta Baru Kasus Veronica Koman, Polisi Akan Terbitkan DPO hingga Rekening Diblokir

Kompas.com - 20/09/2019, 06:05 WIB
Mengenal Veronica Koman, Tersangka Kerusuhan Asrama di Papua, Pengacara HAM Pendamping Pengungsi Pencari Suaka TribunnewsMengenal Veronica Koman, Tersangka Kerusuhan Asrama di Papua, Pengacara HAM Pendamping Pengungsi Pencari Suaka

KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim), telah dua kali melakukan panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kepada aktivis hak asasi manusia (HAM) Veronica Koman, namun hingga batas waktu yang ditentukan Veronica belum juga hadir di Mapolda Jatim.

Sebelumnya, pihak Polda Jatim telah melakukan panggilan pertama yang ditujukan di dua rumah keluarganya di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, hingga kepada yang bersangkutan yang saat ini disebut berada di Australia.

Selain itu, pihak Polda Jatim juga mengaku telah memblokir rekening milik Veronica Koman.

Berikut ini fakta terbaru kasus Veronica Koman:

1. Mangkir dua kali panggilan sebagai tersangka

Ilustrasi tersangka ditahan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi tersangka ditahan.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim, atas tuduhan menyebarkan konten berita bohong atau hoaks dan provokatif terkait kerusuhan Papua dan Papua Barat, Veronica Koman belum juga hadir di Mapolda Jatim.

Polisi sebelumnya sudah memberikan surat panggilan pertama yang ditujukan di dua rumah keluarganya di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, hingga kepada yang bersangkutan yang saat ini disebut berada di Australia.

Namun, hingga batas waktu yang ditentukan pihak kepolisian 18 September 2019 Veronica juga tidak menghadiri panggilan pemeriksaan setelah polisi memberikan waktu tambahan 5 hari sejak 13 September.

Baca juga: 2 Kali Dipanggil untuk Diperiksa, Veronica Koman Belum Tampak di Polda Jatim

2. Polisi akan terbitkan DPO

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung MangeraGHINAN SALMAN Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera
Frans mengatakan, hingga batas waktu yang telah ditentukan pihaknya, yakni pukul 18.00 WIB Veronica Koman tidak juga datang.

Dengan demikian, sambung Frans, polisi akan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) untuk Veronica Koman.

"(DPO diterbitkan) minggu ini ya," ujar dia.

Baca juga: Veronica Koman Tak Penuhi Panggilan, Polda Jatim Akan Terbitkan DPO

3. Setelah surat DPO keluar akan hubungi Mabes Polri

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Masih dikatakan Frans, setelah surat DPO diterbitkan, Polda Jawa Timur akan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk menangkap Veronica.

"Setelah DPO itu keluar, kami akan hubungi Mabes Polri dalam hal ini Hubinter untuk menggapai seorang WNI yang keberadaannya di luar negeri dengan status tersangka," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X