2 Kali Dipanggil untuk Diperiksa, Veronica Koman Belum Tampak di Polda Jatim

Kompas.com - 19/09/2019, 18:08 WIB
Mengenal Veronica Koman, Tersangka Kerusuhan Asrama di Papua, Pengacara HAM Pendamping Pengungsi Pencari Suaka TribunnewsMengenal Veronica Koman, Tersangka Kerusuhan Asrama di Papua, Pengacara HAM Pendamping Pengungsi Pencari Suaka

SURABAYA, KOMPAS.com - Hingga 2 kali panggilan pemeriksaan sebagai tersangka, tidak ada tanda-tanda kedatangan Veronica Koman di Markas Polda Jawa Timur di Surabaya.

Sesuai yang dijanjikan Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, jika tidak hadir hingga 18 September 2019, penyidik akan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap aktivis HAM itu.

Dikonfirmasi tentang proses selanjutnya terhadap Veronica Koman, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera belum memberikan keterangan detail.

Baca juga: Polisi Menolak Kasus Veronica Koman Diintervensi PBB

Dia menyebut, Kapolda Jatim akan memberikan keterangan lanjutan pekan depan.

"Kemungkinan Senin kalau tidak Selasa, nanti Kapolda yang akan umumkan proses selanjutnya," terang Barung, melalui pesan elektronik.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka.

Dia dijerat sejumlah pasal pertama UU ITE, UU 1 Tahun 1946, UU KUHP Pasal 160, dan UU 40 Tahun 2008.

Unggahan Veronica Koman dalam rangkaian aksi protes perusakan bendera di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, dianggap memprovokasi dan menyulut aksi kerusuhan di Papua.

Baca juga: Veronica Koman Tak Penuhi Panggilan, Polda Jatim Akan Terbitkan DPO

Dia mangkir 2 kali surat panggilan pemeriksaan sebagai tersangka.

Panggilan pertama ditujukan di 2 rumah keluarganya di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, hingga kepada yang bersangkutan yang saat ini disebut berada di Australia.

Tanggal 18 September kemarin adalah batas waktu terakhir dia menghadiri panggilan pemeriksaan setelah polisi memberikan waktu tambahan 5 hari sejak 13 September.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X