Cerita Renold Putus Kuliah demi Jadi Peternak: Dulu Disebut Gila, Kini Dipanggil Bos

Kompas.com - 19/09/2019, 08:43 WIB
Leonard Renold Tanto (26) saat memantau kondisi babi-babi di kandang tepatnya di Desa Nampung Lau, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (18/9/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISLeonard Renold Tanto (26) saat memantau kondisi babi-babi di kandang tepatnya di Desa Nampung Lau, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (18/9/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com - Leonard Renold Tanto (26), seorang pemuda asal Desa Nampung Lau, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, NTT, nekat berhenti kuliah di Surabaya demi ingin menjadi pengusaha.

Padahal, ia sedang menyelesaikan skripsi. Namun Renold memutuskan untuk berhenti demi menjadi peternak babi. Hasilnya, pada 2017, Renold pernah menghasilkan omzet hingga Rp 1 miliar.

Renold menegaskan, dalam menjalani ternak babi itu, dirinya tidak merasa malu dan gengsi.

Baginya, seorang sarjana ataupun orang muda pada umumnya tidak mesti jadi aparat sipil negara atau pegawai kantoran.


Baca juga: Cerita Renold Berhenti Kuliah Saat Skripsi: Jadi Peternak Babi dengan Omzet Miliran Rupiah

Yang paling penting baginya adalah kerja dan menghasilkan uang. Tidak peduli dengan pandangan dan perkataan orang terhadap pekerjaan yang digeluti.

Kunci dalam menjalani sebuah usaha adalah berani dan ulet. Jika kita kerja pasti ada hasilnya.

"Awalnya orang menilai saya gila dan bodoh. Pas 1 tahun menjalani usaha ini pulang ke Jakarta. Teman-teman tanya, penghasilan berapa per bulan. Saya hanya jawab, 1 bulan 60 ekor babi terjual. Satu ekor babi dijual Rp 1 juta. Silakan kalikan sendiri penghasilan berapa. Mereka bingung dan heran. Dari situ, kalau saya ke Jakarta, kawan-kawan panggil saya bos," tutur Renold.

Putus kuliah saat skripsi

Diberitakan Kompas.com, Leonard Renold Tanto (26), seorang pemuda asal Desa Nampung Lau, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, NTT.

Pemuda yang sudah berusia 26 tahun ini sudah menempuh pendidikan tinggi hingga semester 8 di kampus Widya Mandala Surabaya dengan jurusan ilmu komunikasi.

Renold bahkan sedang menyelesaikan skripsinya. Tetapi, ia memilih berhenti kuliah dan melepaskan tulisan akhirnya begitu saja dengan alasan bosan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X